UMP Jawa Barat 2023 Masih Jadi Perdebatan, Buruh Minta Naik 12 Persen

- Selasa, 29 November 2022 | 14:35 WIB
UMP Jawa Barat 2023 tidak naik 10% (Pixabay)
UMP Jawa Barat 2023 tidak naik 10% (Pixabay)

AYOBOGOR.COM -- Kenaikan Upah Minimum Provinsi atau UMP Jawa Barat 2023 sudah ditetapkan sebesar 7,88 persen. Namun penolakan datang dari Konfe‎derasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.

Ketua Konfe‎derasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto meminta Pemprov Jabar untuk menaikan UMP Jawa Barat 2023 menjadi 12 Persen.

"Jadi dalam rapat dengan Dewan Pengupahan, tidak ada kesepakatan karena ada dua rekomendasi yang disampaikan. Pertama ialah dari serikat pekerja itu rekomendasikan kenaikan UMP 12 persen dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan inflasi 6,12 persen," ujar Roy Jinto dilansir dari Suara.com, Selasa, 29 November 2022.

Baca Juga: Subsidi Upah BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Desember 2022, Akankah Cair Bertahap atau Sekaligus?

Ia menuturkan buruh merekomendasi kenaikan UMP Jawa Barat Tahun 2023 sebesar 12 persen. Rekomendasi itu diajukan berdasarkan pada pertumbuhan ekonomi 5,88 persen.

"Sehingga angka 12 persen itu karena indikator pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi daripada nasional," ujar Roy.

Dewan Pengupahan Jabar sendiri telah merekomendasikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar 7,88 persen atau menjadi Rp1,986 juta.

"Dan kami berharap Gubernur Jabar bisa menetapkan 12 persen, karena bagaimanapun penyesuaian kenaikan UMP itu untuk meningkatkan daya beli masyarakat khususnya teman-teman buruh," kata Roy.

Baca Juga: Soal Video 46 Detik, Kapolres Bogor Bantah Anak Buahnya Berbuat Mesum

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Contoh Khutbah Jumat Tentang Bulan Rajab Tahun 2023

Jumat, 3 Februari 2023 | 06:37 WIB
X