Warga Sentul City Menang Gugatan PSU terhadap Bupati Bogor

- Selasa, 6 Desember 2022 | 14:08 WIB
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan (tengah). Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat berwacana untuk menambah kewenangan camat sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah di wilayah, untuk memaksimalkan kualitas pelayanan.  Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan (Republika)
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan (tengah). Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat berwacana untuk menambah kewenangan camat sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah di wilayah, untuk memaksimalkan kualitas pelayanan. Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan (Republika)

AYOBOGOR.COM -- Warga perumahan Sentul City menggugat Bupati Bogor ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Warga memenangkan gugatan atas Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di kawasan perumahan tersebut.

Pengacara para penggugat, Alghiffari Aqsa mengatakan, putusan tersebut jatuh pada 15 November 2022. Putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap sejak 2 Desember 2022.

Putusan itu menyatakan, Bupati Bogor telah melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak melakukan pengelolaan, pembinaan dan pengawasan terhadap penyerahan PSU Perumahan Sentul City.

Gugatan itu terdaftar dengan Nomor Register Perkara: 51/G/TF/2022/PTUN.Bdg tanggal 27 Mei 2022. Gugatan tersebut diajukan lewat mekanisme Perbuatan Melanggar Hukum oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan (Onrectmatige Overheidsdaad).

Baca Juga: Heboh Ibu Reino Barack Diduga Ingin Sang anak Ceraikan Syahrini, Ungkap Banyak Hal Mengejutkan

“Gugatan tersebut diajukan karena sikap diam Bupati Bogor yang tidak proaktif meminta, memverifikasi, mengelola, membina dan mengawasi penyerahan PSU,” kata Alghiffari dilansir dari Republika.co.id, Selasa, 6 Desember 2022.

Ia menerangkan, Majelis Hakim juga mempertimbangkan tindakan Bupati Bogor telah menimbulkan kerugian bagi para penggugat atau warga.

Warga sendiri tidak menikmati fungsi PSU di Kawasan tempat tinggalnya dengan layak. Sementara PSU yang dijanjikan pengembang tidak kunjung dibangun, namun warga juga masih ditagih pembayaran Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Lingkungan (BPPL) oleh PT Sentul City secara sewenang-wenang.

“Padahal terdapat Putusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada pokoknya menyatakan PT Sentul City Tbk., tidak berhak untuk menarik BPPL dari warga di seluruh Kawasan Perumahan Sentul City karena merupakan perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Fakta Siswa Siswi Atlet Dance Sport SMPN 1 Ciawi

Rabu, 18 Januari 2023 | 12:37 WIB
X