Perumda PPJ Kota Bogor Bakal Tangani Sampah Plastik, Pasar Ini Jadi Percontohannya

- Kamis, 16 Maret 2023 | 19:57 WIB
Perumda PPJ Kota Bogor Bakal Tangani Sampah Plastik, Pasar Ini Jadi percontohannya (Perumda Pasar Pakuan Jaya)
Perumda PPJ Kota Bogor Bakal Tangani Sampah Plastik, Pasar Ini Jadi percontohannya (Perumda Pasar Pakuan Jaya)

AYOBOGOR.COM -- Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) melakukan kolaborasi dengan World Wildlife Fund for Nature (WWF) dalam pengolahan sampah plastik di Kota Bogor.

Dalam pengelolaan sampah plastik tersebut, Pasar Jambu Dua siap menjadi pasar percontohan di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Manager Keamanan Kebersihan Ketertiban (K3) Perumda PPJ Dedi Suharto setelah menerima kunjungan dari WWF ke Pasar Jambu Dua beberapa hari lalu.

Baca Juga: Merapat Bunda! Balita dan Anak Dapat Bansos Ramadhan, Cek Nama Penerima Bansos Pangan BKKBN

Dijelaskan Dedi, WWF merupakan salah satu NGO atau badan dunia yang fokus dalam menangani penyelamatan lingkungan, salah satunya programnya pengurangan sampah plastik.

Hal itu, kata Dedi beriringan dengan keinginan Perumda PPJ untuk bisa memiliki tempat sampah terpadu di kawasan pasar yang representatif juga memenuhi berbagai syarat serta dapat dukungan dari pemerintah dan WWF.

"Kita berkolaborasi dengan WWF dalam pengurangan sampah plastik, jadi mereka mensurvei lokasi sesuai ajuan Perumda Pasar Pakuan Jaya. Mereka akan membangun infrastruktur pengelolaan sampah di Pasar Jambu Dua," kata Dedi, Rabu 15 Maret 2023.

Dedi mengatakan, didalam program plastik smart city, mereka cenderung fokus ke dalam penanganan sampah plastik yang didalam konsep mereka apabila Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) terwujud maka akan menjadi percontohan.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Real Betis vs Manchester United, Akankah Sang Tuan Rumah Balikan Keadaan?

"Karena hingga saat ini belum ada TPS3R yang berlokasi di pasar," ungkapnya.

Dalam kolaborasi tersebut, kedepan pihaknya akan lakukan pelatihan proses pemilahan hingga pengolahan sampah di dampingi oleh pihak WWF.

"Jadi, dari pedagang sampah-sampah itu sudah harus terpilah antara yang organik dan non organik, terutama sampah plastik," ucapnya.

Kemudian lanjut Dedi, nanti dilokasi TPS-nya akan di buatkan area untuk pengolahan sampah organik dan non organik.

Baca Juga: Intip Harga Honda WRV Maret 2023, Cocok Buat Mudik Lebaran

Halaman:

Editor: Katarina Erlita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X