Pemerintah Bakal Biayai 220 Ribu Rumah Subsidi Tahun Ini, Dimana Saja ya?

- Rabu, 25 Januari 2023 | 06:43 WIB
Rumah Subsidi. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Rumah Subsidi. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

AYOBOGOR.COM -- Kabar baik datang bagi Anda yang sedang memburu rumah subsidi tahun ini. Pasalnya pemerintah akan kembali membangun hunian ramah dompet tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan mengalokasikan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP sebanyak 220 ribu unit rumah subsidi kepada masyarakat berpenghasilan rendah pada tahun ini.

"Untuk bantuan pembiayaan perumahan yang meliputi FLPP sebanyak 220 ribu unit," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna dilansir dari Republika.co.id, Rabu, 25 Januari 2023.

Baca Juga: Spesifikasi Nokia T21, Tablet Murah Seharga Rp 3 Jutaan dengan Resolusi Layar 2K

Ia menambahkan, dana FLPP tahun ini dialokasikan sebesar Rp 25,18 triliun. Adapun untuk Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) tahun ini dialokasikan sebesar Rp 890 miliar untuk 220 ribu unit rumah FLPP.

Pada tahun sebelumnya, Subsidi Selisih Bunga atau SSB untuk pembayaran penerbitan KPR, Kementerian PUPR mengalokasikan sebesar Rp 3,46 triliun. Sementara alokasi untuk Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera tahun ini sebesar Rp 1,05 triliun untuk 12.072 unit.

Sebelumnya, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama 40 bank penyalur menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Penyaluran dana FLPP melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah untuk tahun depan.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengingatkan dalam rangka menyambut 2023, bank penyalur dan pengembang perumahan untuk tetap menjaga kualitas walaupun dikejar target penyaluran. Sebanyak 40 bank yang menandatangani perjanjian tersebut terdiri dari tujuh bank nasional dan 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Baca Juga: Lowongan Kerja 2023 di PT Steel Pipe Industry Indonesia Tbk, Ini Dia Posisi yang Dibuka

Dia mengatakan, pada 2023, BP Tapera tetap akan memberlakukan komitmen terbuka agar kuota tidak akan terkunci di bank manapun sehingga MBR akan terlayani dengan lebih cepat.

Namun, kualitas dan ketepatan sasaran tetap menjadi fokus utama karena setiap per kuartal BP Tapera akan melakukan evaluasi. Hal itu guna melihat efektifitas komitmen di setiap bank serta menilai seluruh bank termasuk dari sisi keterhunian dan dokumen ketepatan sasaran.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X