Kasus COVID-19 di China Naik Lagi, Negeri Tirai Bambu Tetap Ngeyel Ogah Pakai Vaksin Buatan Barat

- Kamis, 22 Desember 2022 | 09:07 WIB
ilustrasi Covid-19. Kasus COVID-19 di China Naik Lagi, Negeri Tirai Bambu Tetap Ngeyel Ogah Pakai Vaksin Buatan Barat (pixabay)
ilustrasi Covid-19. Kasus COVID-19 di China Naik Lagi, Negeri Tirai Bambu Tetap Ngeyel Ogah Pakai Vaksin Buatan Barat (pixabay)

AYOBOGOR.COM - Negara China kekeh tak mau pakai vaksin buatan barat meskipun kini kasus COVID-19 di negaranya tengah melonjak.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mencatat tujuh kasus kematian akibat COVID-19 dalam sepekan terakhir. Hal itu diduga karena adanya subvarian baru Omicron, BF.7.

Senin, 19 Desember 2022 tercatat ada 2.722 kasus positif baru COVID-19 dan 35.976 masih menjalani perawatan.

Baca Juga: PPPK Tenaga Teknis 2022 Dibuka, Inilah 11 Daftar Formasi yang Tersedia

Sejak pertama kali COVID-19 ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, pada awal 2020, hingga Senin NHC mencatat 386.276 kasus positif ditambah 5.241 kasus kematian.

Meski kasus COVID-19 di China terus melonjak belakangan ini, mereka ternyata tetap bersikukuh tak mau memakai vaksin buatan barat.

Hingga saat ini, China telah menolak untuk mengotorisasi vaksin RNA buatan Barat, yang telah terbukti lebih efektif daripada vaksin buatan lokal.

Beijing setuju untuk mengizinkan pengiriman vaksin BioNTech-Pfizer untuk diimpor, itu pun untuk orang Jerman yang tinggal di China.

Baca Juga: Penyebab Meninggalnya Aminah Cendrakasih 'Mak Nyak', Sempat Muntah-muntah Sejak Subuh

"Pertanyaannya tetap apakah cukup vaksinasi dapat dilakukan dalam seminggu atau dua minggu mendatang yang benar-benar akan menumpulkan dampak gelombang kedua dan beban sistem kesehatan," ujar kepala kedaruratan WHO Dr Michael Ryan dilansir AYOBOGOR.COM dari AP.

Beberapa ilmuwan telah memperingatkan bahwa penyebaran Covid-19 yang tidak terkendali di China dapat memicu munculnya varian baru.

"Vaksinasi adalah strategi keluar dari omicron," sambungnya lagi.

Michael Ryan merasa prihatin melihat tingkat vaksinasi orang berusia di atas 60 tahun di China yang tergolong lambat.

Baca Juga: Waspada! Covid-19 Subvarian Omicron BF.7 Mulai Menyebar, Bagimana Kemampuan Infeksinya?

Halaman:

Editor: Katarina Erlita

Sumber: AP, ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X