Terbukti Korupsi, Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Hukuman Mati  

- Kamis, 22 September 2022 | 22:00 WIB
Ilustrasi Bendera China. (Pixabay.)
Ilustrasi Bendera China. (Pixabay.)

 

BEIJING, AYOBOGOR.COM -- Berbeda negara berbeda juga cara memperlakukan napi koruptor. Jika di Indonesia hukuman bagi napi koruptor terkesan tebang pilih, namun nampaknya tidak berlaku di China.

Barusaja China memvonis mantan Menteri Kehakiman Fu Zhenghua dengan hukuman mati dengan penangguhan masa hukuman dua tahun. Hal ini karena Menteri Fu terbukti terlibat kasus korupsi.

Baca Juga: bank bjb Dukung Ekspor Porang ke China, Sejahterakan Petani Melalui Kredit Pola Kemitraan  

Media pemerintah China Kamis (22/9/2022) melaporkan Fu mengaku menerima suap dan membengkokkan hukum demi kepentingannya sendiri.

"Persidangan mengenai penyuapan terbuka untuk publik; persidangan bagian pilih kasih dan membengkokkan hukum tertutup sesuai hukum yang berlaku karena melibatkan rahasia negara," kata pengadilan dalam pernyataannya melansir Republika.

Baca Juga: Jumlah Kasus Positif Covid-19 Indonesia Dekati China

Pada bulan Juli lalu Fu mengaku total uang suap yang ia terima mencapai 117 juta yuan atau 16,50 juta dolar AS. Pengakuan ini didapatkan di Pengadilan Rakyat Tingkat Menengah Changchun di Provinsi Jilin, tiga bulan setelah ia ditangkap atas dugaan menerima suap.

Penangkapan dan pengadilan Fu yang merupakan bintang di antara penegak hukum dilakukan saat Komisi Pusat untuk Inspeksi Disipliner menggelar operasi anti-korupsi. Fu dipecat dari Partai Komunis dan jabatan publik lainnya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waduh! Toyota Akhiri Produksi di Rusia? Ini Sebabnya

Minggu, 25 September 2022 | 11:03 WIB
X