Kebiasaan Duduk Berjam-jam Tingkatkan Risiko Serangan Jantung? Begini Penjelasannya

- Minggu, 8 Mei 2022 | 12:03 WIB
Ilustrasi orang duduk di kursi. (Pixabay/Mabel Amber)
Ilustrasi orang duduk di kursi. (Pixabay/Mabel Amber)


BOGOR, AYOBOGOR.COM -  Kebiasaan duduk berjam-jam untuk bekerja, sekolah atau lainnya bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang duduk selama 10 jam atau lebih sehari berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke, daripada mereka yang duduk 5 jam atau lebih sedikit setiap hari.

Melansir @himedikdotcom Minggu (8/5/2022) kebiasaan duduk terlalu lama bisa merusak kadar gula darah, tekanan darah, dan juga kesehatan tulang.

Baca Juga: Vaksinasi Adhyaksa Sehat Percepat Target Vaksin di Kota Bogor

Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah di pembuluh darah yang bisa berakibat fatal.

Jika Anda menderita salah satu penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah, kolesterol atau bahkan osteoporosis, Anda harus sangat memperhatikan gaya hidup yang dijalani.

Gaya hidup yang jarang bergerak dan keseringan duduk salah satu yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Dr Ritwick Raj Bhuyan, Ahli Bedah Kardiotoraks dan Vaskular, Fortis Escorts Heart Institute menjelaskan bagaimana duduk berjam-jam dapat menyebabkan masalah dengan berbagai fungsi tubuh.

Baca Juga: Antisipasi Risiko Akibat Komorbid dengan Tingkatkan Gaya Hidup Sehat

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: himedik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Halte dan Rute Biskita Trans Pakuan Bogor 2022

Senin, 14 November 2022 | 20:46 WIB

Resep Bolu Talas Bogor Sangkuriang Kukus

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:40 WIB

Resep Bolu Talas Bogor dengan Cara Kukus Sederhana

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:41 WIB
X