Seleksi Observasi P3K 2022, Ikuti Langkah Ini Agar Lulus Seleksi

- Jumat, 25 November 2022 | 11:20 WIB
Seleksi Observasi P3K 2022, Ikuti Langkah Ini Agar Lulus Seleksi
Seleksi Observasi P3K 2022, Ikuti Langkah Ini Agar Lulus Seleksi

AYOBOGOR.COM -- Seleksi Observasi P3K 2022 Guru Golongan P2 dan P3 akan dibahas, simak ketentuan bobot Penilaiannya.

Pelaksanaan program seleksi cP3K 2022 guru kini tengah memasuki masa pesanggrahan (18 - 26 November) dan akan dilanjut dengan tahap seleksi observasi (27 Nov - 3 Desember).

Tahapan seleksi observasi yang akan dilaksanakan berikutnya ditujukan bagi pelamar P3K 2022 guru dengan golongan P2 dan P3.

Dalam tahap seleksi observasi, golongan P2 dan P3 akan dinilai oleh pengawas, kepala sekolah, dan guru senior untuk kesesuaiannya, baik kualifikasi akademik maupun teknis.

Kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural yang dimiliki pelamar P2 dan P3 akan diobservasi dengan standar kompetensi Jabatan ASN.

Untuk lolos dalam tahap ini pelamar P2 dan P3 wajib mengetahui bobot ketentuan penilaian yang akan diberlakukan dalam tahapan seleksi observasi agar dapat mempersiapkan diri.

Bobot Penilaian Seleksi Observasi P3K 2022

Ketentuan bobot penilaian tahapan seleksi observasi nilai kesesuaian bagi pelamar P2 dan P3 dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Nilai Kompetensi

Penilaian kesesuaian kompetensi dimaksudkan untuk melihat kesesuaian kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural yang dimiliki pelamar prioritas dengan pelaksanaan tugas sebagai guru.

Nilai kompetensi memiliki bobot penilaian maksimal sebesar 40 persen yang menilai kompetensi (profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian), dengan aspek penilaian sebagai berikut :
Pengembangan diri
Keaktifan berkomunikasi
Bekerja sama
Perekat kebangsaan
Kebiasaan refleksi
Berpusat pada peserta didik
Kenyamanan dan keamanan belajar
Efektifitas pembelajaran dan asesmen yang berorientasi pada peserta didik
Struktur pengetahuan
Nilai kompetensi akan diperoleh dari rata-rata hasil penilaian oleh penilai dari unsur pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru senior berdasarkan bobot masing-masing.

Nilai kompetensi akan didapat melalui proses penilaian terhadap kompetensi, kinerja, dan wawancara dengan jumlah sekitar 7 tahap penilaian, dengan bobot penilaian masing-masing penilai sebagai berikut:

- penilaian ke-1 : kepala sekolah (50), guru senior (30), pengawas (20)
- penilaian ke-2 : kepala sekolah (x), guru senior (60), pengawas (40)
- penilaian ke-3 : kepala sekolah (70), guru senior (x), pengawas (30)
- penilaian ke-4 : kepala sekolah (70), guru senior (30), pengawas (x)
- penilaian ke-5 : kepala sekolah (100), guru senior (x), pengawas (x)
- penilaian ke-6 : kepala sekolah (x), guru senior (x), pengawas (100)
- penilaian ke-7 : kepala sekolah (x), guru senior (100), pengawas (x)

Nilai rata-rata yang diperoleh dari setiap penilai akan dijadikan hasil akhir Nilai Kompetensi.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Sumber: AyoBandung.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X