Pendaftaran BLT UMKM atau BPUM Sampai Akhir Juni: Cara Daftar dan Cek Penerima di BRI dan BNI

  Kamis, 17 Juni 2021   Eries Adlin
Pendaftaran BLT UMKM atau BPUM Sampai Akhir Juni: Cara Daftar dan Cek Penerima di BRI dan BNI (ilustrasi)/republika.co.id/prayogi

TEBET, AYOBOGOR – Pendaftaran calon penerima BLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) via Bank BRI dan BNI masih dibuka sampai dengan akhir Juni 2021. Pelajari cara mendaftar dan cek penerima yang telah dirilis Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah serta bank penyalur yakni BRI dan BNI.

Pemerintah diketahui memperpanjang penyaluran dan pendaftaran penerima bantuan langsung tunai usaha mikro kecil menengah (BLT UMKM) atau BPUM senilai Rp1,2 juta per bulan sebagai stimulus semasa pandemi Covid-19. Namun, Banpres tersebut hanya disalurkan sekali kepada penerima manfaat.

Informasi tentang Banpres (BPUM) atau BLT UMKM yang hanya cair sekali disampaikan oleh akun resmi Twitter Bank BRI yakni @BANKBRI_ID, 3 Juni 2021.

Hai Sobat BRI, saat ini dana bantuan BPUM tahun 2021 sebesar Rp1.200.000,- diberikan 1 kali. Bank BRI hanya sebagai penyalur dana bantuan, kami sarankan untuk bertanya dan melapor ke Dinas Koperasi setempat (1).

Hai Sobat BRI, Kami informasikan dana BPUM hanya diberikan 1 kali dan hanya dapat dilakukan 1 kali pencairan ya. Dalam mendukung transaksi Cashless, kegiatan perbankan bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi BRImo. Tks~Priska.

Hai Sobat BRI, saat ini Pemerintah hanya menyalurkan dana BPUM 2021 sebesar Rp1.2 juta sebanyak 1 kali. Sehingga penerima bantuan hanya dapat mencairkan 1 kali dana BPUM.  Akun resmi sosial media BRI yang bercentang biru (Verified). Tks~Diva

Demikian informasi yang disampaikan akun @BANKBRI_ID menjawab pertanyaan warganet tentang pencairan BLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp1,2 juta.

Bagi Anda yang pernah mendaftar, silakan cek di laman milik Bank BRI dan Bank BNI apakah termasuk sebagai penerima banpres (BPUM) atau BLT UMKM untuk periode Mei dan bulan selanjutnya pada 2021.

Anda yang tinggal dan memiliki usaha di DKI Jakarta serta ingin mendaftarkan diri sebagai penerima banpres produktif usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM silakan akses link alamat pendaftaran di bawah.

CARA CEK PENERIMA BLT UMKM atau BPUM VIA BRI

Anda dapat melakukan pengecekan apakan termasuk sebagai penerima BLT UMKM 2021 atau tidak melalui link eform.bri.co.id melalui ponsel, komputer, atau laptop dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Buka link eform BRI
  • Pilihlah menu BPUM (Cek Data BPUM)
  • Setelah itu akan muncul kolom Cek Penerima BPUM UMKM
  • Masukkan nomor kartu tanda penduduk (KTP) dan kode verifikasi
  • Klik proses inquiry dan akan muncul notifikasi pesan apakah kamu jadi penerima atau tidak
  • Jika nomor KTP terdaftar sebagai penerima bantuan BLT UMKM atau BPUM 2021, bakal muncul pesan yang bertuliskan seperti ini:
  • “Nomor KTP terdaftar sebagai penerima BPUM an. XXXXX dengan nomor rekening XXXX. Untuk verifikasi dan pencairan hubungi kantor BRI terdekat membawa KTP.”
  • Jika nomor KTP tidak terdaftar sebagai penerima, maka pesan yang muncul seperti ini:
  • “Nomor KTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM.”

CARA CEK PENERIMA BLT UMKM atau BPUM VIA BNI

Untuk mengecek apakah nama kalian terdaftar sebagai penerima BLT UMKM di BNI, silakan ikuti langkah berikut ini:

  • Buka laman https://banpresbpum.id
  • Kemudian masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan klik "Cari"
  • Maka akan muncul pemberitahuan terdaftar atau tidak sebagai penerima BPUM 2021.
  • Para pelaku UMKM yang terdaftar sebagai penerima, dapat mencairkan BLT UMKM dengan cara mendatangi kantor cabang BNI dan menandatangani serta menyampaikan SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak).
  • Syarat lain yang juga harus dibawa saat pencairan bantuan, seperti dilansir suara.com, adalah e-KTP, Kartu ATM, dan buku tabungan. Setelah seluruh syarat pencairan terpenuhi, maka penerima bantuan dapat mencairkan dana BPUM melalui ATM BNI, ATM Link, ATM Bank Lain, Agen46, ataupun kantor cabang BNI terdekat.

Adapun syarat penerima BPUM atau BLT UMKM di DKI Jakarta adalah sebagai berikut:

  • Pelaku usaha mikro yang tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR)
  • Pelaku usaha mikro yang memenuhi persyaratan yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, memiliki usaha mikro. Pelaku usaha yang berminat mengajukan BPUM bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN, atau pegawai BUMD.
  • Pelaku usaha mikro yang memiliki modal usaha sampai dengan paling banyak Rp 1 miliar tidak termasuk bangunan tempat usaha dan hasil penjualan tahunan sampai dengan paling banyak Rp 2 miliar.
  • Pelaku usaha mikro mendaftar pada wilayah yang sesuai dengan domisili usaha. Persyaratan ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memiliki alamat KTP dan alamat domisili yang berbeda.
  • Pelaku usaha mikro melengkapi dokumen pendaftaran. Adapun dokumen yang harus diunggah meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), izin usaha berupa NIB/SKU/IUMK yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, serta foto diri sedang melakukan kegiatan usaha.
  • Selain itu, pelaku usaha yang berniat mendaftar juga perlu memperhatikan bahwa sistem pendaftaran dibuka (on) mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Sistem pendaftaran ditutup (off) untuk penarikan data pada pukul 15.00-08.00 WIB.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar