Lima Pesan Wakil Rakyat Terkait Perubahan RPJMD Kota Bogor

  Rabu, 16 Juni 2021   Yogi Faisal
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang perubahan RPJMD Kota Bogor 2019-2024 (Humas DPRD Kota Bogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, menyampaikan lima poin penting untuk perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Bogor 2019-2024, dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kota Bogor

Atang menjelaskan, pertama perubahan RPJMD tetap harus memiliki keterikatan dan ketersambungan dengan rencana pembangunan yang sudah dilakukan dan sekaligus program pembangunan yang sudah dilakukan, serta sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Kedua, RPJMD ini tetap harus memperhatikan regulasi maupun kebijakan pusat, provinsi dan kebijakan daerah yang sudah diputuskan dalam Perda. Diantaranya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Perda Ruang Terbuka Hijau (RTH), Perda Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, Perda UMKM Koperasi, dan berbagai Perda lainnya yang memuat target-target perbidang.

"Sehingga ada kesinambungan pembangunan, dengan memperkuat inovasi baru agar sesuai dengan perubahan kondisi lapangan dan aturan yang ada," katanya, Rabu 16 Juni 2021.

Ketiga, penyusunan kebijakan itu harus melalui pendekatan scientific. Artinya, kebijakan yang dibuat harus berbasis data yang valid dan pendekatan logis ilmiah agar kebijakan yang dihasilkan memiliki pijakan jelas dan output yang optimal.

"Keempat, target-target yang dibuat harus tetap optimis. Bukan pesimis. Situasi pandemi Covid-19 memang berat, tapi bukan berarti semua target harus turun besar-besaran. Dengan kerja keras dan program yang tepat, masih ada potensi dan peluang untuk mencapai hasil maksimal. Apalagi, beberapa sektor justru tumbuh naik di tengah pandemi ini," jelasnya.

Terakhir, Atang menekankan agar perubahan RPJMD ini tetap memuat janji kampanye walikota dan wakil walikota bogor. "Karena janji adalah sesuatu yang harus dipenuhi, maka programnya harus tetap masuk dalam perubahan RPJMD", tutupnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar