Dua Pegawai Perangkat Desa Jogjogan Terima Santunan Kematian

  Senin, 14 Juni 2021   Yogi Faisal
Pemerintah Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, bersama petugas BPJS Ketenagakerjaan, saat memberikan santunan kematian kepada ahli waris. (Yogi Faisal)

CISARUA, AYOBOGOR - BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran pemerintah Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, secara simbolis menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada dua ahli waris perangkat desa.

Kepala Desa Jogjogan Enjang Ruslan Purnama mengatakan, pemberian santunan kepada ahli waris itu dilakukan, lantaran saat dua pegawai perangkat desa meninggal sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dua ahli waris tersebut yakni, ahli waris dari Asep Suwiyanto yang merupakan ketua RT di Desa Jogjogan dan Ujang Sopyan salah satu anggota Limnas. Kedua ahli waris ini masing-masing mendapatkan santunan Jaminan Kematian (Jkm) BPJS Ketenagakerjaan 

"Untuk kedua dari ahli waris almarhum, masing-masing mendapat bayaran klaim sebesar Rp 42 juta. Dengan rincian santunan kematian Rp 20 juta, biaya pemakaman Rp 10 juta dan santunan berkala Rp 12 juta," katanya, Senin 14 Juni 2021.

Enjang mengucapkan terimakasih yang sebesar-sebesarnya kepada BPJS Ketenagakerjaan, yang sudah memberikan santunan Jkm kepada ahli waris.

"Santunan klaim tersebut sangat bermanfaat dan sudah diterima dengan suka cita oleh keluarga atau ahli warisnya untuk melanjutkan kehidupan sehari-harinya setelah pencari nafkah utama meninggalkannya", ujarnya.

Sekedar diketahui, untuk menjamin keselamatan pegawainya, hampir seluruh pegawai perangkat Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, sudah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan rencananya, 65 guru ngaji yang ada di desa tersebut, juga bakal didaftarkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Mias Muchtar mengatakan, pemberian santunan kepada dua ahli waris perangkat Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, merupakan bentuk dari hadirnya pemerintah dan di tengah masyarakat.

"Ini adalah bukti negara hadir untuk memberikan perlindungan bagi pekerja formal ataupun informal. Bentuk kepedulian perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor berdasarkan amanah undang-undang," ujarnya. 

Dirinya berharap, kedepan akan lebih banyak lagi masyarakat yang peduli akan keselamatannya saat melakukan pekerjaan. Ia juga mengajak kepada para pelaku usaha untuk ikut berpartisipasi dalam program BPJS Ketenagakerjaan, demi memberikan rasa aman dan perlindungan kepada para pekerja.

"Pelaku UMKM, petani, pedagang, pekerja kebun, ojeg online dan mata pencaharian rentan lainnya, yuk kita bersama lindungi diri kita dan para pegawai yang bekerja untuk kita," tutupnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar