Yamaha

Astaghfirullah... Masa Aksi Pendukung HRS Doakan Pemerintah Agar Kena Azab

  Jumat, 11 Juni 2021   Yogi Faisal
Aksi unjuk rasa di depan pintu masuk utama Gedung DPRD Kota Bogor/ayobogor/yogi faisal

TANAHSAREAL, AYOBOGOR -- Aksi unjuk rasa yang dilakukan masa aksi gema pembebasan Habib Rizieq Shihab (HRS), di pintu masuk utama Gedung DPRD Kota Bogor tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, dalam orasi penutup sebelum masa aksi membubarkan diri, sang orator yang kala itu tengah mengomandoi masa aksi melantunkan sepenggal doa, yang berisikan agar sang maha kuasa menurunkan adzab kepada pemerintah.

Bermodalkan pengeras suara, sang orator yang mengomandoi masa aksi melantunkan sepenggal doa yang berbunyi 'Allahumma arsil adzaba ilaihim'

Jika diartikan dalam bahas Indonesia, kurang lebih makna dari penggalangan doa tersebut memiliki arti 'Ya Allah turunkanlah adzabmu kepada mereka'.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan dalam pertemuan pihaknya bersama perwakilan pendukung gema pembebasan HRS yang berlangsung selama dua jam lebih itu, ia bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor bersepakat untuk menegakkan sanksi protokol kesehatan (Prokes) secara adil kepada semua.

"Pada intinya kami sepakat tidak ada pilih kasih, tidak ada ketidakadilan dalam pelanggaran prokes. Oleh karena itu kedepan kami akan fokus bersikap tegas terhadap semua pelanggaran prokes. Itu poin pertama," katanya, Jumat 11 Juni 2021.

Poin kedua dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bogor bersama Forkopimda akan terus merapatkan barisan untuk menjaga kebersamaan dan kondusifitas Kota Bogor. "Kami akan selalu buka ruang untuk dialog dan berkomunikasi demi mencari solusi yang terbaik bagi semua," ujarnya.

Pascapertemuan sore tadi, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Forkopimda. Karena di bawah, banyak masyarakat yang masih salah faham dengan kasus ini. 

Disinggung soal materi hukum persidangan, Bima enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut. "Saya tidak mau berkomentar soal subtansi pengadilan. Karena semuanya sudah saya sampaikan diperadilan, saya tidak mau berpolemik ke arah itu. Jadi kami fokus saja menjaga kondusifitas Kota Bogor bersama-sama."


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar