Yamaha

7 Bantuan di Juni 2021: Cek Penerima Kartu Prakerja, BLT UMKM, Bansos Sembako, BST, PKH, Subsidi Listrik & KJP di Link Ini

  Rabu, 09 Juni 2021   Eries Adlin
7 Bantuan di Juni 2021: Lihat Kartu Prakerja, BLT UMKM, Bansos Sembako, BST, PKH, Subsidi Listrik & KJP Plus (ilustrasi)/republika.co.id

TEBET, AYOBOGOR – Berapa bantuan dari pemerintah dikabarkan akan cair pada Juni ini. Mulai dari Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau dikenal dengan BLT UMKM, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, bantuan sosial tunai (BST), Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), sampai dengan subsidi listrik.

Bantuan yang akan cair pada Juni 2021 tersebut disalurkan pemerintah melalui beberapa kementerian. BPUM atau bantuan langsung tunai usaha mikro kecil menengah (BLT UMKM) dikucurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, lalu BST dan PKH oleh Kementerian Sosial.

Bantuan lainnya adalah bantuan sosial nontunai (BSNT) atau lebih dikenal dengan bansos sembako dan juga bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp300 ribu. Khusus di DKI Jakarta, bantuan KJP Plus disalurkan oleh Pemprov DKI melalui Bank DKI.

Berikut ini beberapa bantuan yang akan cair pada Juni 2021 yang dirangkum Ayojakarta, jaringan Ayo Media Network:

1. Bantuan Sosial Tunai (BST)

Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menjanjikan bahwa bantuan sosial tunai atau BST periode Juni 2021 akan dikucurkan. Namun, sampai saat ini belum ada keterangan resmi kapan bantuan tersebut akan cair.

Perihal BST periode Juni 2021 akan dikucurkan pemerintah juga sempat diungkapkan oleh petinggi di Kementerian Keuangan. Awalnya, program bantuan sosial tunai senilai Rp300 ribu dirancang hanya sampai April 2021.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Kementerian Sosial dan Kemenkeu tentang kapan pencairan BST periode Juni 2021 akan diluncurkan. 

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin mengaku sampai saat ini pihaknya belum mengetahui kapan BST Rp300 ribu untuk periode Juni cair. "Jujur, kami belum mendapatkan informasi kapan BST Rp300 ribu ini bakal cair," kata Fahrudin kepada Ayobogor, Selasa 8 Juni 2021.

Pihaknya juga mengaku tak bisa berbuat banyak mengenai pencarian BST Rp300 ribu tersebut. Sebab kebijakan pencairan bantuan bukanlah wewenangnya. 

"Kami di dinas hanya bertugas melakukan pendataan kepada masyarakat kurang mampu sebagai calon penerima. Kalau soal pencairannya itu wewenang kementrian. Kami juga belum dapat bocoran kapan BST Rp300 ribu untuk Juni ini bakal cair," akunya.

Secara umum, mekanisme pencairan BST Kemensos Rp300 ribu sama dengan sebelumnya. "Secara umum semuanya sama dengan bulan-bulan kemarin tidak ada yang berbeda. Adapun penerima bantuan dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id," ujarnya.

2. KJP Plus

Pemprov DKI Jakarta belum memastikan kapan bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 1 periode Juni 2021 akan cair. Pada Mei lalu, dana KJP Plus yang disalurkan melalui Bank DKI mengucur mulai tanggal 11. Apakah KJP periode Juni 2021 juga akan cair tanggal 11?

Pada bulan-bulan sebelum Mei, bantuan amat ditunggu-tunggu warga Jakarta itu diterima mulai tanggal 5 bulan berjalan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu memang menjanjikan bahwa KJP Plus dicairkan setiap tanggal 5 bulan berjalan.

Pertanyaan tentang kapan KJP Plus periode Juni 2021 akan cari mulia banyak disampaikan warga melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook.

Selamat siang. Terkait pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2021 bulan Juni, mohon ditunggu pengumuman pencairannya yang akan dipublikasikan melalui akun media sosial P4OP dan Dinas Pendidikan.

Demikian informasi yang disampaikan akun Twitter Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, @upt_p4op, Senin 7 Juni, menjawab pertanyaan warganet.

Sebelumnya, Kepala UPT P4OP Waluyo Hadi mengaku pencairan KJP Plus Juni 2021 masih menunggu seleksi administrasi. Proses administrasi tersebut dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI dan Bank DKI.

“Sedang diproses. Saat ini masih menunggu seleksi administrasi pencairan dengan BPKD dan Bank DKI,” kata Waluyo saat dihubungi Ayojakarta, jaringan Ayo Media Network, Kamis 3 Juni 2021.

Jadi, Waluyo belum dapat memastikan kapan tanggal pencairan KJP Plus untuk bulan ini. Namun, ia memastikan pencairan dana bantuan operasional siswa dan mahasiswa tidak akan lewat dari bulan Juni. "Bulan ini (Juni) cair," ujarnya.

Nah, bagi kamu warga DKI Jakarta juga dapat memeriksa status penerimaan KJP dengan cara sebagai berikut:

1. Akses kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/cekStatusPenerima.php

2. Kemudian masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Pilih tahun status KJP yang ingin dicek.

4. Pilih tahap.

5. Klik tombol "Cek".

Setelah itu, akan terlihat status KJP sesuai dengan tahun dan tahap yang telah dipilih. Jika mengalami kendala terkait KJP Plus, kamu dapat mengakses layanan berikut:

kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/listPengaduanKJP.php

kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/formHubungiKami.php

- Untuk informasi lebih lanjut tentang pencairan KJP Plus, dapat melihat di media sosial Instagram @disdikdki, @upt.p4op, dan @jakone.mobile.

3. BPUM atau BLT UMKM

Pemerintah masih membuka pendaftaran penerima banpres produktif usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM via BRI dan Bank BNI tahap 2 tahun 2021 sampai dengan 28 Juni 2021.

Bagi Anda yang pernah mendaftar, silakan cek di laman milik Bank BRI dan Bank BNI apakah termasuk sebagai penerima BPUM atau BLT UMKM untuk periode Mei dan bulan selanjutnya pada 2021. BLT atau banpres produktif usaha mikro akan dilanjutkan sampai dengan kuarta III tahun 2021.

Anda dapat melakukan pengecekan apakan termasuk sebagai penerima BLT UMKM 2021 via BRI atau tidak melalui link eform.bri.co.id melalui ponsel, komputer, atau laptop dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini. Khusus untuk penerima melalui BNI, Anda bisa mengakses laman https://banpresbpum.id.

4. Bansos Sembako

Bantuan Pangan NonTunai atau lebih dikenal dengan bansos sembako memang sudah dirancang pemerintah berlangsung sampai dengan Desember 2021. Sampai dengan saat ini, sebanyak 18,8 juta orang tercatat sebagai penerima bantuan dengan nilai setara Rp.200.000.

5. Kartu Prakerja

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah menutup gelombang 17 pada Senin, 7 Juni 2021 pukul 23.59 WIB. Gelombang 17 hanya akan meloloskan peserta sebesar 44 ribu.

Pasalnya, gelombang 17 merupakan gelombang tambahan dengan kuota yang didapat dari pencabutan kepesertaan gelombang 12 hingga 16. Lantas, kapan pengumuman gelombang 17?

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan pihaknya tidak akan merilis hasil pengumuman pada Selasa (8 Juni) maupun hari ini, Rabu (9 Juni). Hal ini karena Manajemen Pelaksana masih melakukan konsolidasi data dari para pendaftar.

"Termasuk melihat apakah mereka termasuk dalam daftar blacklist atau sudah pernah menerima bantuan sosial lainnya," ujar Louisa kepada awak media, Rabu 9 Juni 2021.

Jika bukan kemarin dan hari ini, Ayojakarta memprediksi pengumuman Kartu Prakerja gelombang 17 akan dirilis pada esok hari, Kamis (10 Juni 2021).

Bagi masyarakat yang mendaftar di gelombang 17, harap mengecek dashboard secara berkala di website resmi prakerja.go.id, untuk mengetahui lolos atau tidak. Selain itu, pengumuman bisa disampaikan melalui SMS ke nomor telepon selular Anda.

6. Program Keluarga Harapan

PKH merupakan bantuan yang menyasar ibu hamil, anak-anak, siswa SD, SMP, hingga SMA, dan penyandang disabilitas serta orang lanjut usia. Bantuan bersyarat ini diberikan kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Bantuan disalurkan setiap tiga bulan sekali dalam empat tahap sampai dengan akhir 2021. Penyaluran PKH melalui bank anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN.

Bagi warga miskin yang sudah dinyatakan terdaftar sebagai penerima PKH oleh verifikator, rumah tempat tinggal penerima akan ditempeli stiker yang menunjukan penghuni rumah berhak mendapatkan bantuan.

Bantuan komponen diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga. Untuk mengecek apakah Anda termasuk penerima bantuan PKH, dapat melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.

7. Subsidi Listrik

Pemerintah kembali memperpanjang pemberian subsidi tarif listrik PLN kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.  Masa perpanjangan itu berlaku sejak April hingga Juni 2021.

Berdasarkan surat dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), besaran subsidi pada periode April hingga Juni 2021 yakni separuh dari periode sebelumnya, sehingga besaran subsidi yang akan diterima adalah sebagai berikut:

1. Rumah Tangga Daya 450 VA (R1/450 VA) - diskon 50%.
2. Bisnis Kecil Daya 450 BA (B1/450 VA) - diskon 50%.
3. Industri Kecil Daya 450 VA (I1/450 VA) - diskon 50%.
4. Rumah Tangga Daya 450 VA bersubsidi (R1/900 VA) - diskon 25%.

Berbeda denan periode sebelumnya di mana pelanggan harus mengakses token gratis untuk mendapatkan subsidi tarif listrik, maka kali ini hal itu tidak lagi perlu dilakukan. Pelanggan akan menerima subsidi sebesar yang telah ditentukan berdasarkan golongannya, secara otomatis.

Bagi pelanggan yang menggunakan listrik reguler atau pascabayar, maka diskon akan langsung dimasukkan saat melakukan pembayaran rekening listrik. Sementara bagi pelanggan prabayar, diskon akan otomatis diberikan saat melakukan pembelian token.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar