LPS Gelar Lomba Kartun Tingkat Nasional "Nabung di Bank Lebih Aman"

  Jumat, 04 Juni 2021   Husnul Khatimah
LPS Gelar Lomba Kartun Tingkat Nasional "Nabung di Bank Lebih Aman'"

SEMARANGTENGAH, AYOBOGOR -- Budaya menabung masyarakat di Indonesia masih rendah. Hal itu bisa dilihat dari angka rasio menabung masyarakat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019 rasio menabung masyarakat Indonesia terhadap PDB sekitar 30,78%. Angka tersebut masih kalah dari sejumlah negara di Asia. 

Rendahnya budaya menabung juga bisa dilihat dari data Marginal Propensity to Save (MPS/keinginan untuk menabung). Meskipun GDP perkapita meningkat, tetapi MPS menurun. Hal itu karena pengaruh tingkat akses masyarakat Indonesia ke lembaga keuangan formal. Data Bank Dunia 2014 menunjukkan, MPS Indonesia sebesar 36,1%. Angka tersebut lebih rendah dibanding dengan negara ASEAN lain seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

Tak hanya itu, budaya menabung di kalangan anak muda juga rendah. Jumlah total proyeksi penduduk Indonesia yang berusia 7-19 tahun saat ini sekitar 69,3 juta atau mencapai 25,8 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Meski demikian yang memiliki rekening tabungan baru 24,5 persen.

Gerakan atau kampanye "Ayo Menabung" harus terus digalakkan untuk meningkatkan budaya menabung masyarakat. 

Masyarakat diharapkan lebih mengenal ragam produk dan jasa keuangan sebagai sarana menabung dan investasi di lembaga jasa keuangan formal, yang bisa meningkatkan likuiditas tabungan domestik untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Gerakan menabung di bank telah didukung dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang dikeluarkan pada tanggal 1 September 2016. Dukungan lainnya melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung yang diperingati setiap tahunnya pada 20 Agustus.

"Berangkat dari hal itu, Lembaga Penjamin Simpanan bekerja sama dengan Komunitas Kartun Gold Pencil (Yayasan Pensil Emas Indonesia), Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah dan Ayosemarang.com menyelengarakan “Lomba Kartun Tingkat  Provinsi Jawa Tengah” dengan tema “Nabung di Bank Lebih Aman”," ujar Kepala Perwakilan ayosemarang.com, Arrie Widiarto, Jumat 4 Juni 2021.

Kartun dipilih karena lebih mudah sebagai media penyampai pesan kepada masyarakat. Visual kartun yang menarik dan lucu bisa menjadi hiburan sekaligus media edukasi  bagi masyarakat. Selain itu juga lebih mudah menjangkau semua kalangan. 

Adapun pelaksanaan lomba, Arrie menambahkan, pengiriman karya dimulai dari 6 Juni - 20 Juli 2021. Penjurian 21 Juli 2021, Pengumuman hasil lomba pada 26 Juli 2021, dan penyerahan hadiah 29 Juli 2021. "Total hadiah sejumlah Rp10.000.000,- untuk juara satu hingga tiga dan favorit," imbuhnya.

Sementara ketentuan lomba, akan diselenggarakan secara online. Peserta dari luar Jawa Tengah diperbolehkan, Peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 karya. Karya dilampiri dengan CV dikirim melalui email: [email protected]. Karya yang masuk ke panitia akan dipublikasikan dalam bentuk galeri online

"Karya dikirim dalam format ukuran A4/A3, 300 DPI tidak boleh lebih dari 1 MB," katanya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar