Mahasiswa hingga Juru Parkir di Bogor Ramai-ramai Jadi Kurir Narkoba

  Selasa, 16 Maret 2021   Yogi Faisal
Konferensi pers, di Mako Polres Bogor (Yogi Faisal/ AyoBogor)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM - Seorang mahasiswa berinisial FK di salah satu universitas swasta di Jakarta Selatan, asal Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, dibekuk jajaran Satnarkoba Polres Bogor, lantaran kedapatan memiliki narkotika berjenis ganja seberat 99,03 gram.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, Lelaki berusia 22 tahun tersebut, dibekuk Satnarkoba Polres Bogor di Komplek Departemen Agama, Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, pada Selasa (2/3) lalu.

Berdasarkan keterangan pelaku, ia sudah melancarkan aksinya tersebut selama satu bulan, dengan lokasi pendistribusian ganja di kawasan Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

"Berdasarkan keterangan pelaku, selain sebagai mahasiswa ia juga aktif sebagai pengedar narkoba jenis ganja," katanya, di sela-sela konferensi pers penangkapan kasus narkoba, di Polres Bogor, Selasa (16/3).

Menurut pelaku, 99,03 gram ganja tersebut, didapatnya dari rekannya berinisial MJ asal Jakarta Timur. Kini MJ masih dalam pengejaran jajaran Polres Bogor. 

"Jadi FK ini dapat barang dari MJ, saat ini MJ sedang dalam pengejaran petugas alias DPO," ujarnya.

Dalam melancarkan aksinya, biasanya FK menggunakan sistem tempel dalam mendistribusikan barang haram tersebut.

"Antara pembeli dan pelaku sudah sepakat bertemu di satu tempat. Setelah itu, pelaku menempel ganja di media yang sudah disepakati. Seperti pohon, tiang listrik dan media lainnya yang bisa digunakan untuk menempel," tuturnya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Bogor AKP Eka Chandra mengatakan, selain FK yang berstatus sebagai mahasiswa, pihaknya juga mengamankan SA dan WE, yang berprofesi sebagai juru parkir, di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Kedua berusia 25 tahun tersebut, ditangkap petugas lantaran kedapatan memiliki barang haram berupa sabu, seberat 0,27 gram. 

"Keduanya kami tangkap di salah satu rumah makan di Jalan Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada awal Maret lalu," jelasnya.

Menurut pengakuan pelaku, keduanya mendapatkan sabu-sabu tersebut dari SN. "Untuk SN ini masih dalam pengejaran petugas," tukasnya.

Sekedar diketahui, selama Maret 2021, jajaran Satnarkoba Polres Bogor berhasil mengamankan 10 pelaku, sebagai pengguna dan pemakai narkoba dari 9 kasus yang berhasil diungkap.

Dari 10 pelaku tersebut, Polres Bogor berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 35,5 gram dan ganja seberat 103,17 gram. "Para pelaku ini merupakan hasil pengungkapan kami, selama dua pekan pertama pada Maret ini," tutupnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar