Yamaha

Dalam Sehari, Bogor Dikepung 14 Peristiwa Bencana Alam

  Senin, 07 Desember 2020   Editor
Angin kencang yang melanda Kota Bogor menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Di Jalan Dadali pohon tumbang menimpa satu unit mobil, Senin (2/11/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
AYOBOGOR.COM -- Dalam sehari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat ada 14 peristiwa bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut, Minggu (6/12/2020). Berdasarkan pendataan, 14 kejadian bencana tersebut meliputi peristiwa angin kencang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
 
"Iya, data yang saya terima dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ada 14 kejadian di tujuh kecamatan sampai sore tadi," ungkap Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Bogor, pada Minggu (6/12/2020).
 
Ia menyebutkan 14 kejadian bencana itu terjadi di 10 desa yang berlokasi di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Cileungsi, Sukajaya, Citeureup, Cisarua, Caringin, Cigombong, dan Cibungbulang.
 
Peristiwa angin kencang terjadi di Desa Gandoang, Cileuksa, Hambalang, Srogol dan Cimanggu Satu. Kemudian, peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Harkatjaya, Cileuksa, Tugu Utara, Tugu Selatan, Cimande, dan Cimande Hilir.
 
Selanjutnya, peristiwa pohon tumbang terjadi di Desa Tugu Selatan, tepatnya di Perkebunan Gunung Mas. Kejadian pohon tumbang tersebut terbilang paling parah dibanding bencana lainnya, pasalnya menyebabkan banyak korban.
 
"Menimpa beberapa karyawan pemetik teh PTPN VIII Gunung Mas. Tiga orang luka serius dan tujuh orang luka ringan telah mendapat pertolongan pertama oleh pihak PTPN VIII Gunung Mas," katanya.
 
Dampak dari bencana lainnya yaitu, 12 unit hunian sementara (huntara) korban bencana di Desa Cileuksa atapnya rusak akibat angin kencang. Kemudian satu unit rumah di Desa Gandoang rusak yang juga disapu angin kencang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar