Yamaha

Dalam 15 Tahun, Jawa Barat Kejar Pembangunan 25 Rumah Sakit Baru

  Selasa, 01 Desember 2020   Nur Khansa Ranawati
Penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan setidaknya 25 unit rumah sakit baru dalam kurun waktu 15 tahun ke depan. Pembangunan rumah sakit akan dilakukan di berbagai daerah tanpa menggunakan dana APBD.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya bakal menggunakan dana pihak ketiga melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) untuk pembangunan seluruh rumah sakit. Sejauh ini, Pemprov Jabar telah berhasil menghimpun dana dari pihak ketiga sebesar Rp14 miliar selama West Java Investment Summit (WJIS) 2020.

"Ada keberhasilan Jawa Barat yaitu Rp14 triliun dana dari pihak ketiga melalui KPBU. Ini akan mengejar (pembangunan) 23-25 rumah sakit dalam 15 tahun ke depan (yang dananya) bukan dari dana APBD, karena kita berhasil membawa target pembangunan tapi tidak menggunakan APBD," kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, Senin (30/11/2020).

Pembangunan 25 rumah sakit ini merupakan implementasi dari rencana pembangunan tanpa APBD yang digadang-gadang oleh pemda. Ia mengatakan telah menugaskan PT Jasa Sarana untuk mengeksekusi rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

"Saya tugaskan Jasa Sarana. Jasa Sarana bermitra dengan Australia. Australia membawa Rp14 triliun sebagai (dana pembangunan) tahap 1. Nah, nanti 2021 akan dibangun dicicil di seluruh wilayah Jawa Barat sebagai bagian dari RPJMD," ungkapnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar