Yamaha

Libur Panjang, Kunjungan Destinasi Wisata di Jakarta Ikut Membludak

  Jumat, 30 Oktober 2020   Aini Tartinia
Taman Margasatwa Ragunan (Suara.com)

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Hingga hari kedua masa libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 H, Kamis (30/10/2020), sejumlah destinasi wisata di Ibu Kota Jakarta mengalami peningkatan kunjungan wisatawan.

Misalnya di objek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kasubag Humas TMII Sahda Silalahi mengatakan, pihaknya mencatat, pada Kamis hingga pukul 15.00 WIB, pengunjung yang datang keTMII telah mencapai 10 ribu orang.

Jumlah pengunjung tersebut diperkirakan masih akan terus mengalami peningkatan. “Jika dibandingkan dengan hari kemarin, yaitu 3,2 ribu pengunjung, peningkatan jumlah pengunjung hari ini melebihi 100% atau 10 ribu pengunjung,” ujarnya dilansir beritajakarta.id, Kamis (29/10/2020).

Ia menjelaskan, adapun sejumlah lokasi yang menjadi tempat favorit pengunjung, meliputi Taman Burung, Dunia Air Tawar. Kemudian Taman Legenda Keong Emas, Museum Fauna Indonesia Komodo, Taman Reptilia dan sejumlah lokasi lainnya.

Sementara di Kebun Binatang Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pengunjung yang datang selama dua hari libur panjang mencapai 2.048 orang wisatawan.

Kepala Satuan Pelaksana Promosi TMR Ragunan Ketut Widarsana mengatakan, jumlah itu tercatat masing-masing pada Rabu sebanyak 600 wisatawan, sementara pada Kamis sampai 1.448 wisatawan.

Menurutnya, dari banyak wahana, dua wahana, yaitu taman satwa anak dan pusat primata schumutser masih belum dibuka. "Kami kerahkan 40 petugas setiap hari. Setiap pengunjung juga wajib memenuhi protokol kesehatan, " katanya.

Klaster Covid-19 dari Keluarga

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta setiap keluarga disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, baik yang bepergian maupun tetap di rumah selama libur panjang dan cuti bersama yang ditetapkan dari 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020.

Anies menyampaikan hal tersebut sambil mengingatkan 39% kasus positif Covid-19 di Jakarta merupakan klaster keluarga. Dia juga menyebut ada 4,6 ribu keluarga di Jakarta yang menjadi klaster penularan Covid-19.

“Jumlah klaster keluarga 4,6 ribu dengan pasien positif Covid-19 mencapai 36,5 ribu orang. Artinya, penularan Covid-19 tak hanya di tempat publik. Penularan di ruang privat juga tinggi," kata Anies dalam rekaman video Pemprov DKI Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Anies menjelaskan tingginya penularan Covid-19 karena penerapan protokol kesehatan di keluarga lemah. Padahal di tempat lain masyarakat sudah disiplin melaksanakannya.

"Saat di kendaraan umum kita disiplin 3M. Kita berada di tempat tempat yang banyak orang kita pakai masker, tapi ketika bertemu dengan keluarga, bertemu kolega yang kita kenal mendadak turun kedisiplinan itu Karena berasa saudara maka tidak menggunakan masker dengan baik, tidak menjaga jarak, tidak mencuci tangan," kata Anies.

Oleh sebab itu, Anies mengajak seluruh keluarga tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan di masa libur panjang. Dia optimistis penularan covid-19 bisa ditekan bila protokol kesehatan terus disiplin dilaksanakan.

"Dengan begitu kita bisa melewati masa liburan ini tanpa mengalami konsekuensi lonjakan penularan Covid-19. Selamat berlibur bersama keluarga, selamat menikmati masa-masa istirahat dan sekali lagi usahakan tetap di rumah. Usahakan untuk selalu berada di lingkungan yang aman yaitu di di rumah kita," pungkasnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar