Yamaha

Kreatif, Dosen Unpad Tampung Curhat Mahasiswa Lewat TikTok

  Selasa, 13 Oktober 2020   Nur Khansa Ranawati
Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, Ira Mirawati, jadikan media sosial TikTok sebagai sarana edukasi. (@buiramira)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Di tangan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, Ira Mirawati, media sosial TikTok bisa jadi sarana edukasi. Sejumlah konten yang diunggah di akun TikTok miliknya, @buiramira belakangan ini viral dan menjadi perbincangan di jagat maya.

Betapa tidak, alih-alih mengunggah tarian atau video lazim lainnya, Ira menjawab berbagai kegusaran warganet terkait dunia perkuliahan. Mulai dari kesulitan menyusun skripsi, menghadapi dosen yang kerap 'menghilang' saat bimbingan, hingga masalah percintaan.

Hal tersebut mulai dilakoninya sejak sekitar Mei 2020, setelah mendapat saran dari sejumlah mahasiswa. Sejak lama, Ira dan sejumlah dosen serta mahasiswanya telah menginisiasi layanan curhat daring di Sobatmu.com yang berfokus pada kesehatan mental mahasiswa.

Namun, sosialisasi layanannya yang kerap dilakukan dengan cara roadshow ke berbagai sekolah dan kampus harus terhenti akibat pandemi. Alhasil, Ira memutar otak untuk kembali dapat menyebarkan misinya.

"Pas pandemi kan jadi enggak bisa (sosialisasi), padahal masalah akademik makin banyak, kami berpikir bagaimana caranya agar mereka tahu ada tempat curhat yang dapat diakses," ungkapnya pada Ayobandung.com belum lama ini.

TikTok kemudian dipilih menjadi sarana menggaet audiens remaja SMA dan para mahasiswa tingkat awal se-Indonesia. Konten yang dibuat mayoritas membahas masalah perkuliahan yang dikemas dengan ringan.

"Awalnya bikin konten yang menarik dulu, yang lucu-lucu. Dari situ baru ngikutin maunya orang kemana. Tapi di luar dugaan, ternyata skripsi adalah hal yang paling banyak minta dibahas. Masalah ini paling bikin insecure mahasiswa," ungkapnya.

Alhasil, ia mengatakan, dirinya banyak menjawab pertanyaan mahasiswa--bahkan siswa SMA--dalam menghadapi skripsi. Dua video yang paling banyak dilihat dan dikomentari adalah videonya yang membahas nama pacar dalam kata pengantar serta parodi sidang skripsi online.

Masing-masing video berjudul "Menuliskan pacar di Kata Pengantar" dan "Simulasi Sidang Skripsi" tersebut telah diputar hingga 2 juta tayangan, mendapat ratusan ribu likes dan belasan ribu komentar.

"Sampai kita tuh kelimpungan karena bidang skripsinya kan beragam. Jadi kami batasi tidak jawab sesuai bidang, tapi fokus untuk membuat mereka percaya diri, bahas tips mencari judul, bahas metode-metode penelitian karena itu mah kan masih serupa," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan, dirinya juga banyak menerima curhatan lain soal dinamika pembuatan skripsi hingga tips menjaga kesehatan mental selama menjalani kuliah online. Seperti dosen yang tidak membalas chat berminggu-minggu hingga situasi rumah yang tidak kondusif selama kuliah daring.

"Kondisi itu kan pasti membuat mahasiswa cemas, dan permasalahan juga tidak hanya datang dari dunia kampus. Seringkali dari lingkungan rumahnya pun sudah tidak mendukung," ungkapnya.

Dengan mengunggah video di TikTok, tak sedikit pula warganet yang kemudian beralih curhat lebih dalam dengan berkirim email ke sobatmu.com. Tujuan awalnya mensosialisasikan layanan konseling daring untuk remaja dan mahasiswa dapat sekaligus terjembatani.

"Walaupun tidak bisa memberi rekomendasi klinis, setidaknya mereka jadi punya tempat cerita ketimbang curhat di medsos tapi malah dapat reaksi tak diinginkan," ungkapnya.

"Video-video TikTok ini harapannya bisa membuat orang memahami masalah-masalah yang sering dialami mahasiswa dan teman sebayanya. Inginnya sih bisa sampai memunculkan konselor sebaya," tuturnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar