Yamaha

Liga Ditangguhkan, Begini Pesan Hikmah Oki sebagai Wasit Lisensi FIFA

  Rabu, 07 Oktober 2020   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Wasit profesional Indonesia, Oki Dwi Putra Sanjaya. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Wasit profesional Indonesia, Oki Dwi Putra Sanjaya berusaha memetik hikmah dari penangguhan Liga 1 2020. Oki menyadari, pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda memang memberikan pukulan besar untuk kompetisi sepak bola Tanah Air.

Oki pun bisa merasakan dampak serupa dalam aktivitasnya sebagai wasit Liga 1. Setelah perhelatan kompetisi sepak bola Indonesia vakum, Oki bahkan sempat mengalami kesulitan ekonomi lantaran kehilangan lahan untuk mencari nafkah.

Kendati begitu, Oki tetap berusaha mencari rezeki untuk menghidupi keluarganya. Buktinya, ia perlahan bangkit mengembalikan stabilitas ekonomi keluarga dengan mengembangkan bisnis sebagai pemasok buah-buahan kepada pedagang dan supermarket.

Di sisi lain, wasit asal Bandung itu menyadari, penangguhan Liga ternyata memberikan hikmah lain baginya. Salah satunya membuat Oki memiliki banyak waktu untuk bisa lebih dekat dengan keluarga.

"Sangat bahagia, bukan karena berbahagia di atas penderitaan orang lain yang semuanya merasakan. Tetapi ada hikmahnya selama beberapa bulan saya ada di rumah, saya mulai tahu perkembangan anak dari mulai kecil sehingga tumbuh dewasa, ya saya merasakan," kata Oki di kediamannya, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020).

Setelah lama berdiam di rumah, wasit berlisensi FIFA itu juga bisa merasakan sulitnya mengurus tiga putranya dan mengurus rumah tangga. Apalagi, Oki mengakui, perbedaan usia dari anak yang satu dan yang lain tak berbeda jauh.

"Mulai pipis bagaimana, mencebok bagaimana, buang air besar pun saya mengurus gitu. Saya dapet menjaga anak, baik keluh-kesahnya istri juga saya tahu jadinya. Ketika saya bertugas sebelumnya saya tidak tahu, anak nangis masalahnya apa. Sekarang saya tahu sejak ada di rumah, menangis mungkin berantem sama kakak dan adiknya, lapar, ya itu lah hikmahnya semakin dekat dengan keluarga, semakin tahu perkembangan anak istri di rumah," ungkap Oki.

Oki juga menyadari peran mengurus rumah tangga tak semudah yang dibayangkan. Bahkan dia kini bisa merasakan penyebab keluhan sang istri bila ketiga anaknya berulah di rumah. Padahal menurut Oki, ketika pulang bertugas memimpin pertandingan di lapangan dirinya tidak menyadari penyebab keluhan dari sang istri.

"Saya lihat seorang istri stres dan mengeluh ketika saya pulang ke rumah, pusing, beginilah, mengurus 3 anak laki laki semua.Ya memang usianya tidak terlalu jauh, 1-2 tahun," kata Oki.

Oki juga mengaku sangat menikmati perannya saat ini. Apalagi dia menjadi lebih banyak mengetahui proses tumbuh kembang ketiga buah hatinya itu.

"Wajar lah itu saat saya ada di rumah, ya tetapi itu kan anak kecil karena sedang perkembangan secara mental dan psikologi yang terus berkembang, ya mau tidak mau harus mengikuti maunya anak," ujarnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar