Yamaha

Bogor Zona Merah, Jam Malam Diperlonggar

  Rabu, 30 September 2020   Husnul Khatimah
ilustrasi. (Dok. Humas Setda Kota Bandung)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Kota Bogor memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berbasis Mikro dan Komunitas (PSBMK) hingga 13 Oktober 2020 mendatang.

Dalam masa perpanjangan PSBMK ini salah satu yang akan diterapkan adalah pembatasan aktivitas warga, khususnya sektor perekonomian yang diperlonggar hingga jam 21.00 WIB.

“Kami menyepakati bahwa berdasarkan data, kita masih melihat adanya kebutuhan untuk membatasi aktivitas warga. Namun, sektor perekonomian harus terus berjalan dan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Selasa (29/9/2020).

Dia mengatakan, pembatasan jam malam diperlonggar sebab pihaknya melihat sudah mulai ada angka keseimbangan antara sektor ekonomi dan sektor kesehatan.

"Untuk itu, jam operasional kemudian disesuaikan menjadi jam 9 malam dari sebelumnya hanya jam 8 malam karena kita melihat minim angka terjadinya klaster dari unit-unit ekonomi seperti restoran, rumah makan dan sebagainya karena itu kita bersepakat melakukan penyesuaian sampai jam 9 malam,” kata Bima.

Meski demikian, Bima memastikan Tim Elang dan Tim Merpati akan terus bermanuver di lapangan untuk memastikan ditaatinya protokol kesehatan di unit usaha, termasuk pembatasan aktivitas warga di pedestrian luar seputar Istana dan Kebun Raya Bogor setiap Sabtu-Minggu untuk mengantisipasi kerumunan.

“Kami juga sampaikan berdasarkan edaran dari pemerintah pusat terjadi perubahan struktur dari gugus tugas. Namanya tidak lagi gugus tugas tetapi satgas dan harus diketuai langsung oleh kepala daerah. Ke depan, wali kota menjadi ketua satgas didampingi oleh tiga wakil ketua, yaitu bapak Kapolres, bapak Dandim dan bapak Wakil Wali Kota,” katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar