Yamaha

Zona Merah, 50% Karyawan Kantor di Kota Bogor Wajib WFH

  Selasa, 29 September 2020   Husnul Khatimah
Ilustrasi work from home atau WFH. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pihaknya bersepakat untuk memperketat protokol kesehatan di perkantoran salah satunya dengan menerapkan Work From Home (WFH) bagi karyawan.

"Upaya kami ke depan adalah memperketat pengawasan protokol kesehatan di perkantoran kami akan awasi sejauh mana kantor-kantor disiplin mengikuti aturan, 50% WFH," ujar Bima Arya, Selasa (29/9/2020).

Dia menambahkan, karyawan yang memiliki penyakit bawaan dilarang untuk beraktivitas di kantor. Hal ini disebabkan kelompok tersebut berdasarkan data memiliki risiko kematian yang tinggi jika terpapar Covid-19.

"Kita juga mewajibkan semua kantor untuk memiliki satgas Covid-19 dan berkoordinasi dengan satgas tingkat kota," katanya.

Bima menuturkan aturan memperketat protokol kesehatan di perkantoran tersebut karena berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, perkantoran menjadi salah satu klaster tertinggi sebaran Covid-19 di Kota Bogor.

Tingginya sebaran Covid-19 di perkantoran itu menurut Bima juga menyebabkan munculnya klaster keluarga yang jumlahnya juga banyak.

"Kesimpulan kami klaster keluarga yang ada di Kota Bogor apabila dianalisis, itu sebenarnya beririsan dengan klaster perkantoran, jadi sebagian besar klaster keluarga terpapar dari anggota keluarga yang bekerja di luar kota atau beraktifitas diluar kota kemudian menulari anggota rumah tangganya, oleh karena itu kami perketat protokol kesehatan perkantoran," kata Bima.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar