Yamaha

Satpol PP Bogor Serius Tindak Tempat Wisata yang Nakal

  Senin, 24 Agustus 2020   Republika.co.id
Ilustrasi -- Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan wisata Wayang Windu Panenjoan, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). Kawasan wisata di Kabupaten Bandung mulai dipadati wisatawan yang hendak menghabiskan akhir pekan tengah pandemi pada era Adaptasi Kebiasaan Baru. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Pada libur panjang pekan ini, Satpol PP Kabupaten Bogor mendatangi Taman Wisata Matahari. Selain untuk memeriksa kesiapan pengelola menghadapi kunjungan wisatawan, hal ini sekaligus penegasan bilamana ada bentuk menyalahi aturan saat pandemi Covid-19 sehingga akan ditindak.

Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menindak lanjuti surat teguran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa barat perihal dugaan pelanggaran kapasitas wisatawan di empat tempat wisata yang ada di kawasan Puncak Bogor.

“Menindaklanjuti surat teguran dari gugus tugas Provinsi Jawa Barat, dan setelah kami lakukan kroscek ke salah satu dari empat tempat wisata, itu tidak benar adanya,” ujar Iman di Kabupaten Bogor padaa Minggu (23/8/2020).

Iman menyatakan, setelah verifikasi data milik pengelola, jumlah pengunjung yang datang masih di bawah 1.000 orang. Angka itu merupakan pengunjung maksimal dari kapasitas yang dibolehkan. “Setelah kami cek data yang pengelola miliki, untuk Taman Wisata Matahari sendiri yang berkapasitas 30 ribu pengunjung, pekan lalu hanya dikunjungi kurang dari 1.000 orang saja, jauh dibawah dari anjuran total kapasitas tempat wisata,” ujar Iman.

Dia menyebut, jika melihat arus lalu lintas pada pekan lalu dan banyaknya pemberitaan di media, Jalan Raya Puncak memang dipadati pengunjung. Hanya saja, kenyataannya empat tempat wisata yang dapat teguran tidak terbukti melanggar peraturan. Demi mengantisipasi penuhnya pengunjung pekan ini, petugas juga terus berjaga hingga Ahad pukul 11.00 WIB.

Setelah dipantau, Taman Wisata Matahari masih relatif sepi pada pekan ini dengan total pengunjung 455 orang. Pelanggaran justru ditemukan di tempat wisata The Ranch Puncak. Terdapat dua pelanggaran di lokasi tersebut, yaitu tidak tersedianya sarana cuci tangan atau hand sanitizer di dua titik wahana permainan.

Wahana tersebut meliputi wahana air dan panah. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP langsung memberikan sanksi tindak pidana ringan. Iman menegaskan, dengan terus bertambahkan kasus positif di Kabupaten Bogor, Satpol PP semakin gencar mensosialisasikan penggunaan masker dan menindak pelanggar yang tidak mempedulikan protokol kesehatan.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar