Yamaha

Ingat! Warga Kota Bogor Tak Pakai Masker Bakal Didenda

  Kamis, 30 Juli 2020   Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Kota Bogor mensosialisasikan sanksi bagi warga tak mengenakan masker sebagaimana Pergub Nomor 60 Tahun 2020 yang diteken Ridwan Kamil. Selama sosialisasi satu pekan ini, para pelanggar baru dikenakan teguran dan belum dikenai denda administrasi.

“Instruksi dari pak Gubernur kita diminta agar fokus dulu sosialisasi. Jadi, satu minggu ini kita sosialisasikan dulu agar warga semua tahu bahwa sekarang kalau tidak pakai masker ada dendanya,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Kamis (30/7/2020).

Menurut dia, Pergub Nomor 60 Tahun 2020 mengarahkan bahwa pelanggar tidak langsung didenda. Adapun tahapannya, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, ditahan identitasnya, hingga kemudian didenda administrasi.

“Jadi, memang agak panjang tahapannya, sehingga kemungkinan kecil sekali ada orang yang sampai didenda,” jelasnya.

Namun dari keempat tahapan itu, kata wali kota, yang lebih dikedepankan adalah metode persuasif agar warga bisa patuh untuk tetap memakai masker jika bepergian.

“Kita lihat tadi di dalam (mal BTM) kepatuhannya tinggi, 95% lah, 5% lagi di dagu. Jadi, bukan enggak bawa,” jelasnya.

Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah mengatakan, akan melakukan sosialisasi selama satu pekan kedepan sebelum denda administrasi ini diberlakukan.

"Ada empat tahap di Pergub ini. Jadi, warga tidak bisa langsung didenda. Kita sosialisasikan dulu,” katanya.

Pekan depan, pihaknya akan melakukan razia masker di tempat-tempat keramaian, seperti mal, pasar, terminal, jalan protokol, dan stasiun. “Kalau besaran dendanya Rp100-150 ribu,” katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar