Yamaha

Pelari Peraih Rekor Muri asal Bogor Keliling Pedestrian Kampanye Protokol Kesehatan

  Minggu, 05 Juli 2020   Husnul Khatimah
Pelari Peraih Rekor Muri asal Bogor Keliling Pedestrian Kampanye Protokol Kesehatan. (Ayobogor.com/Husnul)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Asep Gumilar Hidayat, pelari hobi asal Bogor yang pernah meraih  Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) berlari mengelilingi Pedestrian Kebun Raya Bogor dengan membawa pesan khusus kampanye protokol kesehatan.

Pria yang akrab disapa Mahar itu mengkampanyekan bahwa di masa pandemi Covid-19 olahraga penting untuk meningkatkan imunitas tubuh namun memperhatikan protokol kesehatan saat berolahraga juga penting.

Kampanye tersebut disampaikan dengan membawa pesan khusus yang ditulis pada kertas dengan kalimat yang berbunyi dijaga jaraknya dipakai maskernya. Olahraga harus tapi jangan menyebar virus, ingat ada corona disekitar kita. 

Mahar mengaku lari keliling pedestrian dipilihnya untuk kampanye protokol kesehatan lantaran banyaknya peminat olah raga lari di Bogor. 

"Lari cukup mudah dan bisa dilakukan siapa saja apalagi di Bogor ada jalur pedestrian Kebun Raya Bogor yang nyaman untuk dipakai berlari dan joging," ujar Mahar Minggu (5/6/2020).

Menurut Mahar diawal pandemi jalur pedestrian di Kota Bogor sangat sepi dari aktivitas olahraga. Setelah memasuki masa PSBB Transisi banyak masyarakat yang mulai keluar rumah untuk berolahraga. Namun sayangnya tidak semua yang keluar rumah melakukan aktivitas olahraga melainkan adapula yang hanya sekedar nongkrong di pedestrian.

"Saat mereka nongkrong-nongkrong banyak yang tidak menerapkan physical distancing dan tidak memakai masker, padahal anjuran memakai masker ditempat umum dan penerapan phyisical distancing tetap berlaku," ujarnya.

Tak hanya itu di sekitar jalur pedestrian juga belum ada sarana cuci tangan yang disediakan. Oleh karena itu Mahar melakukan aksi berlari dengan konsep silet action.

Sambil membawa spanduk atau poster Ia mengkampanyekan agar mereka yang meninkmati jalur pedestrian tetap memakai masker dan jaga jarak.

"Saya pakai pakaian adat untuk satu loop sambil membawa poster ajakan agar masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan ketat," kata Mahar.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar