Yamaha

Ratusan PKL Tagih Janji Relokasi Pemkot Bogor

  Selasa, 02 Juni 2020   Republika.co.id
Pedagang kaki lima di Jalan Lawang Seketeng. (Iwan Alqodrie)

AYO BACA : Sempat Nihil selama 4 Hari, Positif Covid-19 Kota Bogor Bertambah Lagi 2 Kasus

AYO BACA : Update Covid-19 Kota Bogor, Per 2 Juni Nihil Kasus Baru Positif

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Ratusan Pedagang Kaki Lima di Jalan Pedati dan Lawang Seketeng, Kota Bogor yang akan direlokasi mendemo Perumda Pasar Pakuan Jaya. Mereka menagih janji Pemerintah Kota Bogor untuk melakukan relokasi sebanyak 696 PKL ke Pasar Bogor.
\n
\nItang (51 tahun) Perwakilan pedagang, mengungkapkan, para pedagang yang direlokasi ingin mengetahui kelayakan tempat relokasi. Dia menjelaskan relokasi harus tetap sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2019 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.
\n
\n\"Kami ingin pedagang melihat kelayakan tempat apakah memadai atau tidak,\" kata Itang di Pasar Bogor, Selasa (2/6).
\n
\nPihaknya juga menuntut keterlibatan pedagang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Tim Penataan Terpadu Bersama. Itang mengkalim, para pedagang telah mengikuti kesepakatan dengan Pemkot Bogor untuk tak lagi berjualan di Jalan Lawang Seketeng dan Jalan Pedati. Namun, usai menggusur ratusan lapak pada 26 Mei 2020 lalu, Pemkot Bogor belum memenuhi hak para pedagang.
\n
\n\"Kami semua akan mematuhi semua aturan tapi tolong dari pemangku kebijakan juga mengikuti aturan,\" tegas dia.
\n
\nKepala Unit Pasar Bogor, Untung Tampubolon mengatakan telah berdialog dengan para pedagang. Hasilnya, para pedagang masih mengeluhkan tempat relokasi yang terlalu sempit di Lantai 3 dan 2 Pasar Bogor dengan ukuran lapak 1,5 x 1,2 meter.
\n
\n\"Mereka mengaku tempat nomor tempatnya terlalu kecil,\" kata Untung.
\n
\nUntung mengatakan, pihaknya hanya mengupayakan untuk merelokasi pedagang ke Pasar Bogor sesaui dengan jenis dagangan di Lantai 2 dan 3. Dari 696 PKL, dia mengatakan, telah menyiapkan 439 lapak di Pasar Bogor.
\n
\n\"Tapi kita berusaha untuk menampung jumlah pedagang yang 696 PKL,\" tutur dia.

AYO BACA : Wali Kota Bogor Melayat Makam Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Covid-19


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar