Yamaha

Gempa Sukabumi Senin Pagi Tidak Berpotensi Tsunami

  Senin, 16 Maret 2020   Husnul Khatimah
Ilustrasi gempa.

SUKABUMI, AYOBOGOR.COM -- Gempa kembali melanda wilayah pesisir Sukabumi. Namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi Dangkal akibat Zona Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam kebawah Lempeng Eurasia," ujar Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho, Senin (16/3/2020).    

Ia menjelaskan, dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan  di wilayah Tegalbuleud dengan Skala Intensitas II MMI.

Akibatnya getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.  Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
    
Hingga pukul 11:31 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Maka itu kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,"ujar Hendro.

Ia meminta masyarakat agar memastikan informasi resmi yang didapat hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Antara lain Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG, website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar