Yamaha

Dongkrak Jumlah Wisatawan, Jalur Wisata Kawasan Selatan Sukabumi Diperbaiki

  Selasa, 10 Maret 2020   Republika.co.id
Ilustrasi perbaikan jalan. (Jamar Penny/Unsplash)

SUKABUMI, AYOBOGOR.COM -- Pemkab Sukabumi memperbaiki akses jalan ke sejumlah lokasi wisata di kawasan selatan. Targetnya langkah tersebut dapat mendorong pengembangan wisata.

Salah satunya perbaikan akses jalan ke obyek wisata Karang Gantung Desa Pasir Ipis, Kecamatan Surade. Di mana akses semakin dimudahkan setelah pembukaan Jalan Pantai Karang Gantung.

"Jalan desa sangat diperlukan warga, karena menjadi akses utama untuk aktifitas dan penopang perekonomian masyarakat," ujar Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Senin (9/3). Selain itu mempermudah akses jalan ke lokasi wisata.

Marwan menuturkan, perbaikan jalan juga untuk mengakomodir dan mewujudkan harapan masyarakat dalam membangun bukaan jalan baru atau memperbaiki jalan yang rusak berat. Hal ini dilakukan di tengah kondisi anggaran perbaikan yang tidak sedikit.

Sehingga kata Marwan, harus bisa mensinergikan berbagai pihak yang terkait. Dengan meyakinkan pihak-pihak tersebut agar bersama sama terlibat dalam upaya merealisasikannya.

Menurut Marwan, dengan adanya sinergitas antara pemerintah dan stakeholders terkait, terbukti dapat memperbaiki infrastruktur ruas jalan Pantai Karang Gantung Desa Pasiripis. Sehingga mampu menopang misi ke-4 Kabupaten Sukabumi dalam optimalisasi pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur daerah.

Di mana ungkap Marwan, infrastruktur bukaan jalan Karang Gantung Desa Pasiripis ini dapat menopang kelancaran proses pendidikan. Keberadaan jalan jugaapat membantu peningkatan percepatan dalam pemberian layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Marwan berharap segenap masyarakat akan selalu meningkatkan kepeduliannya dalam memelihara infrastruktur yang telah dibangun. Harapannya jangan sampai destinasi wisata banyak sampah yang berserakan karena akan merusak ekosistem sekitarnya serta dapat membuat tidak nyaman bagi para pengunjung dan merusak keindahan pantai.

"Jangan pula sarana dan prasarana yang sudah ada dibiarkan, karena akan menjadi cepat rusak, terlebih kalau ditelantarkan," cetus Marwan. Targetnya lokasi wisata akan terus berkembang dengan adanya perhatian dari semua pihak.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar