Yamaha

Setahun Lebih Berlalu, Pembunuh Noven Belum Tertangkap

  Senin, 17 Februari 2020   Husnul Khatimah
Satreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik. (Ayobagor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Satreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik mengatakan dirinya belum bisa menjelaskan soal terduga pelaku pembunuhan siswi SMK Baranang Siang Andriana Yubellia Noven yang merujuk kepada seseorang di Jawa Timur. 

Firman mengatakan dirinya juga mempertanyakan darimana sumber informasi tersebut berasal.

"(Pelaku di Jawa Timur) Kata siapa? informasi dari siapa? Saya sebagai kasat yang baru belum bisa menyebutkan hal tersebut," ujar Firman ditemui di Polresta Bogor Kota, Senin (17/2/2020).

AYO BACA : Siswi SMK di Bogor Tewas Bersimbah Darah saat Pulang Sekolah

Firman menjelaskan bahwa dirinya baru dua pekan bertugas sebagai Kasatreskrim Polresta Bogor Kota. Oleh karena itu dirinya belum bisa berbicara lebih dalam soal perkembangan kasus Noven. 

"Untuk Noven saya baru dua minggu disini, saya belum baca berkasnya, saya belum lihat alat bukti yang sudah dikumpulkan apa. Rencana saya akan kumpulkan para penyidik yang sudah melakukan pemeriksaan untuk sama-sama kita buka lagi, siapa tahu ada yang terlewat atau tidak terkait alat buktinya. Nanti seperti apa, ya kita minta doanya semoga segera bisa terungkap," jelas Firman. 

Dia menambahkan sebelumnya Kasatrestrekrim yang lama yakni AKP Niko Adi Putra telah melakukan sejumlah analisa terkait kasus termasuk juga melakukan koordinasi dengan Polda Jabar. Hasilnya didapatkan sejumlah petunjuk yang bisa digunakan untuk pengembangan pengungkapan kasus. 

AYO BACA : Siswi SMK Tewas saat Pulang Sekolah, Dibunuh Menggunakan Pisau Dapur

"Ada beberapa petunjuk yang bisa kita gunakan, tapi untuk lebih meyakinkan terkait dengan penanganan tersebut, ya saya harus buka lagi. Nanti baru setelah yakin baru saya bisa berbicara kepada rekan-rekan," katanya. 

Dia mengaku bahwa sebagai kasatreskrim yang baru dirinya juga tidak berani memasang target tertentu untuk pengungkapan kasus ini. 

"Namanya kita dalam proses baik itu penyelidikan maupun penyidikan memang ada batasan waktu tapi target pribadi saya tidak berani menjamin karena semuanya itu kita berserah diri kepada Allah karena sehebatnya saya kalau tanpa seizinnya untuk mengungkap, ya bagaimana? tapi semaksimal mungkin kita usahakan," katanya. 

Baca juga

 

AYO BACA : Pembunuhan Siswi SMK saat Pulang Sekolah Terekam CCTV


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar