600-an PKL Dipaksa Keluar dari Stadion Pakansari

  Selasa, 11 Februari 2020   Republika.co.id
Stadion Pakansari. (@Festiaji N Irawanto/google maps)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menyapu bersih para pedagang kaki lima (PKL) dan pasar malam di kawasan Pakansari Cibinong, Jawa Barat, mengingat Stadion Pakansari resmi ditunjuk sebagai venue Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Lebih dari 10 kali kita tertibkan, muncul lagi, muncul lagi. Dengan program ibu bupati ini harus steril, mulai dari exit tol Sentul, lampu merah Sentul, hingga kawasan lingkar Stadion Pakansari,” ujar Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Bogor, Yudi Prayudi usai penertiban, Senin (10/2).

Ia memperkirakan ada sekitar 600 pedagang yang dipaksa keluar dari sekitar Stadion Pakansari. Di samping itu, pada bagian pasar malam, ia mengamankan dua unit motor mainan, dua unit permainan bebek air, satu gerbong kereta mini, terpal, dan besi-besi penunjang.

Kawasan Pakansari Cibinong kerap ramai dipadati pedagang pada petang hingga malam hari, terlebih ketika akhir pekan. Pedagang berbagai makanan dan pakaian berjejer di trotoar, bahkan tak sedikit juga yang menggunakan badan jalan.

Yudi mengaku sudah mengintensifkan anggotanya untuk melakukan penertiban sejak pekan lalu. Tapi sampai sekarang jalanan yang sudah disterilkan terkadang kembali ditempati oleh pedagang.

"Bahkan Pemda telah memasang plang larangan untuk tidak merusak area hijau, menempatkan benda bentuk usaha, mendirikan bangunan di area hijau serta mendirikan bangunan tanpa izin," ujarnya.

Bupati Bogor Ade Yasin berniat menata kawasan Pakansari hingga pintu keluar tol Sentul.

"Penataan Stadion Pakansari termasuk aksesbilitasnya harus sudah rampung di 2020, sebab pada 2021 venue yang ditunjuk jadi penyelenggara pertandingan sudah harus siap pakai," ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar