Yamaha

Ini Hasil Pemeriksaan terhadap Pasien Diduga Corona di Bogor

  Senin, 03 Februari 2020   Suara.com
[Ilustrasi] Penjagaan ruang pasien suspect virus Corona (2019 n-CoV) di RSHS, Minggu (26/1/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

GUNUNG PUTRI, AYOBOGOR.COM -- Pasien diduga suspect virus Corona yang masuk ke RS Eka Hospital Cibubur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, telah dipastikan tidak terjangkit virus alias hasilnya negatif. Hal itu berdasarkan konfrimasi dari Balitbangkes kepada pihak rumah sakit dan dinas kesehatan setempat.

"Pemantauan tetap dilakukan sesuai prosedur dan hasilnya negatif. Kita masih bilangnya pra-infeksi virus, tapi tidak dengan corona ini," ujar dokter spesialis paru, Dr. Paulus Arka, Sp.P di RS Eka Hospital di Cibubur, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2/2020).

Dr. Paulus menjelaskan, pada awalnya WNI yang baru datang dari China ini mengalami demam tinggi hingga 40 derajat selayaknya gelaja pneumonia. Karena ia baru saja melakukan perjalanan ke China, maka secara langsung pihak RS melakukan langkah antisipasi.

"Pulang dari Tiongkok kemudian mengalami demam tinggi, sampai 40 derajat, dari situ untuk gejala pneumonia dan pernapasan juga tidak ada," tutur Dr. Paulus.

Saat itu prosedur juga langsung dilakukan, pasien diarahkan ke IGD untuk mendapatkan penanganan langsung di dalam ruang isolasi yang steril dan aman, sehingga tidak menyebabkan risiko infeksi pasien, dokter, hingga petugas yang berjaga.

Setelah mendapatkan pemantauan 24 jam oleh dokter spesialis untuk memastikam kondisinya stabil, kini setelah dinyatakan negatif, pasien tetap mendapat perawatan lebih lanjut agar pulih dan sembuh. Kini pasien dirawat di ruangan reguler hingga dipastikan benar-benar sembuh dan dipulangkan.

Setelah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P) Dinkes Kabupaten Bogor, dr. Dedi Syarif menyebut pihaknya akan tetap melakukan monitoring terhadap pasien tersebut.

"Selesai dipulangkan, kita (Dinkes Kab.Bogor) akan monitor, karena memang negatif, tinggal pasien kontrol ke rumah sakit kapan, karena tidak menyebar," tutupnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar