Yamaha

Sudah Eksis Sejak 1951, Laksa Cibinong Asli Kuliner Legendaris Bogor

  Sabtu, 01 Februari 2020   Andres Fatubun
Dalam satu porsi laksa minimal tersaji suiran daging ayam, telur ayam rebus, taoge, bihun.

Ada beragam penganan buah perpaduan budaya Tionghoa, Melayu, dan Nusantara. Tersebutlah laksa. Ada aneka jenis laksa di Indonesia. Meski bahan dasarnya sama, namun ada citarasa mandiri dari kekayaan laksa. Laksa dalam bahasa sansekerta dan Sunda artinya banyak. 

Selain laksa Betawi dan Laksa Bogor, ada juga laksa Cibinong yang cukup melegenda. Dengan nama Rumah Makan Laksa Cibinong Pengharapan, dan dilabeli "Laksa Cibinong Asli" mulai merintis usahanya sejak tahun 1951. 

Bagi para petualang penganan, Laksa Cibinong bukanlah nama yang asing. Dia selalu ada dalam ingatan. Tak hanya warga Cibinog, para maniak makanan dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Bandung dan kota-kota besar lainnya pun silih berganti mencicipi masakan laksa yang jadi idaman banyak orang.

Laksa Cibinong Pengharapan adalah sejenis anomali di tengah hegemoni Bandung dan Kota Bogor dalam hal penganan. Laksa Cibinong bisa keluar dari bayang-bayang bahwa, Cibinong pun memiliki penganan yang legendaris dan hingga hari ini masih tetap eksis.  

"Saya generasi kedua. Dulu saat saya belum lahir sudah ada laksa Cibinong. Ibu Bibit namanya. Dulu mah tidak seperti sekarang, meski tempatnya sama, keadaannya sangat sederhana. Tapi pecinta laksa mah terus berdatangan. Baik yang kerja di pabrik, kantor, atau yang sengaja dari luar kota untuk makan laksa Cibinong," kata Wawa pemilik dan pengelola Rumah Makan Laksa Cibinong Pengharapan.

Wawa menegaskan, selain menjaga betul kualitas rasa, laksa yang diraciknya pun kini membuka cabang di mal-mal di Kota Bandung, termasuk di salah mal di Jalan Sunda dan Jalan Riau. Tentu saja dengan nama yang sama: Laksa Cibinong Pengharapan. 

Wawa tidak menjelaskan rahasia laksanya dibandingkan laksa pada umumnya. Namun, menurut beberapa pelanggan setia laksa, laksa Cibinong itu berbeda dengan laksa lainnya. 
"Jelas beda Kang. Ini kuah dan bumbunya sangat berasa. Khas. Satu lagi, saya ke sini karena nilai historisnya. Sambil makan enak, juga mengenang masa silam," kata Budi  yang mengaku jadi pelanggan setia laksa Cibinong.

Dalam satu porsi laksa minimal tersaji suiran daging ayam, telur ayam rebus, taoge, bihun. Lengkap dengan taburan bawang goreng, daun seledri, tumis bumbu halus, serai, salam, lengkuas, garam, santan, ketumbar, lada, gula pasir, dan jeruk limau.

Selain laksa, Rumah Makan Laksa Cibinong Pengharapan juga menyajikan makanan yang tak kalah enak yaitu: Lontong Cap Gomeh, Soto Betawi, Soto Mie Babat, dan Sop Iga.

Rumah Makan Laksa Cibinong Pengharapan itu tepat di pertigaan Jl Mayor Oking Jayaatmadja dan Jl. Raya Jakarta Bogor. Bila dari arah Bogor, teretak di kiri jalan, tepat di samping jalan layang Cibinong. 

Saban hari Rumah Makan Laksa Cibinong Pengharapan selalu buka dari jam 08.00-21-00 WIB menanti para petualang penganan.

- Djasepudin, warga Nanggewer, Cibinong, Bogor


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar