Yamaha

Pelaku Tawuran di Kota Bogor Terancam 7 Tahun Penjara

  Selasa, 28 Januari 2020   Husnul Khatimah
Ilustrasi Tawuran Pelajar (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Kapolresta Bogor Kota Kombespol Hendri Fiuser mengatakan, polisi sudah mengamankan 20 orang pelajar dan alumni terkait peristiwa tawuran yang terjadi dua minggu terakhir di Kota Bogor.

Terhadap 20 pelaku yang ditangkap, kata Hendri, masih terus didalami perannya dan beberapa sudah diketahui sebagai pelaku yang membuat korban luka berat dan meninggal dunia. 

AYO BACA : Tawuran di Bogor Libatkan Alumni

“Jadi, secara umum pelaku-pelaku utama yang melakukan penusukan, dan yang menyebabkan meninggal dunia itu sudah kita tangkap,” katanya, Senin (27/1/2020).

Hendri menambahkan, para pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP dan Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman maksimal 7 tahun lebih penjara. 

AYO BACA : Langganan Tawuran, Belasan Sekolah di Kota Bogor Jadi Atensi Khusus

“Sesuai Undang Undang peradilan anak nomor 11 tahun 2012, anak yang umur 14-18 tahun, untuk ancaman hukuman 7 tahun atau lebih itu bisa ditahan. Makanya seluruh pelaku kita tahan, karena pelaku yang kita dapatkan ini di atas 14 tahun," katanya. 

Dia mengatakan bahwa penegakan hukum secara tegas untuk pelaku tawuran ini juga didukung oleh pemerintah Kota Bogor dan pihak terkait lainnya agar memberi efek jera. 

"Kita bersama-sama sepakat untuk mendukung pihak kepolisian melakukan penegakan hukum, salah satunya memberikan efek jera dan kebetulan secara hukum bisa ditahan karena mengacu pada UU 11 tahun 2012 tadi,” katanya. 
 

AYO BACA : Buntut Tawuran, Bima Arya Kumpulkan Kepala Sekolah se-Bogor


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar