Tanggap Darurat Bencana Bogor Diperpanjang 14 Hari

  Kamis, 16 Januari 2020   Husnul Khatimah
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. (ayobogor/Husnul Khatimah)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor ditambah selama 14 hari kedepan terhitung mulai Rabu (15/1/2020). 

“Kami bersepakat masa tanggap darurat bencana akan diperpanjang selama 14 hari," ujar Burhanudin, Kamis (16/1/2020).

Dia mengatakan selama masa penambahan itu akan dipergunakan untuk membuka akses jalan dan menentukan lahan relokasi warga korban bencana alam banjir bandang dan longsor baik di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, Cigudeg maupun Jasinga.

AYO BACA : Relokasi Korban Longsor, Pemprov Jabar Koordinasi dengan Pemkab Bogor

Saat ini kata Burhanudin, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor juga sedang menghitung jumlah rumah yang mengalami kerusakan, baik rusak ringan, sedang maupun berat.

“Ada sekitar 4.300 rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam banjir bandang dan longsor, saat ini DPKPP masih mendata ke lapangan agar datanya valid. Saya juga instruksikan langsung kepada Kepala DPKPP agar cepat dalam mendata, selain cepat tentunya juga harus tepat,” tambahnya.

Dia menuturkan, bahwa selain akan memanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU), tidak menutup kemungkinan nantinya Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan membeli lahan untuk relokasi warga terdampak bencana. 

“Lahan relokasi bisa memanfaatkan lahan HGU milik perhutani ataupun kalau tidak ada kami akan membeli lahan masyarakat untuk tempat relokasi,” tutur Burhan.
 

AYO BACA : KLHK akan Tanam 1,2 Juta Pohon di Lebak dan Bogor


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar