Yamaha

Dinilai Bikin Kemacetan di Tajur, Begini Respon Mal Boxies

  Selasa, 14 Januari 2020   Husnul Khatimah
Aksi sejumlah mahasiswa menentang keberadaan Mal Boxies 123 yang dinilai membuat kemacetan. (ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR.COM -- Pihak Mal Boxies 123 buka suara menanggapi aksi mahasiswa yang menyuarakan bahwa kehadiran mal tersebut membuat macet Jalan Raya Tajur utamanya saat pembukaan mal akhir pekan kemarin.

General Manager Building Management Mal Boxies, Jozarki Teruna Jaya mengatakan kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Tajur akhir pekan kemarin disebabkan tingginya animo masyarakat untuk mengunjungi mal. 

"Memang kita pas pembukaan hari Sabtu dan Minggu kemarin animo masyarakat untuk datang ke Boxies di luar dugaan kita sebelumnya sehingga jumlah pengunjung cukup banyak ada lebih dari 3.000 kendaraan roda empat yang keluar masuk selama Sabtu itu sehingga kondisi di jalan Tajur yang sangat macet," kata Jozarki, Selasa (14/1/2020).

Dia mengatakan kondisi kendaraan yang keluar masuk itu ditambah pula dengan banyaknya pengguna angkutan umum yang menyetop kendaraan di depan mal sehingga kemacetan panjang tak terelakan. 

AYO BACA : Mahasiswa Demo Mal Boxies, Minta Evaluasi Izin Pembangunan

"Kita udah coba rekayasa untuk yang keluar dari Boxies kita alihkan ke kiri tapi ternyata itu tidak terlalu efektif untuk mengatasi jumlah arus kendaraan yang demikian besar, kita mencoba untuk memperbaikinya hari minggunya, Ahamdulillah gak terlalu parah," katanya. 

Menurut Jozarki setelah akhir pekan kemacetan di Jalan Tajur itu telah terkendali. Ke depan pihaknya akan mengupayakan agar tidak lagi terjadi kemacetan.

"Senin dan Selasa ini kita rasa sudah terkendali. Sepanjang dari pembukaan kemarin kita sudah berkoordinasi dengan Polres dan juga dibantu Polsek untuk membantu mengarahkan pengguna jalan raya, saya rasa untuk traffick mudah-mudahan bisa kita atasi dengan baik lagi ke depannya," kata Jozarki. 

Sementara itu sebelumnya diketahui belasan mahasiswa dari Forum Kajian Mahasiswa (FKM)  menggelar aksi di depan Mal Boxies. Mereka menilai adanya mal menimbulkan sejumlah persolan diantaranya adalah kemacetan di Jalan Raya Tajur.

"Bisa kita lihat waktu pembukaan itu macetnya sangat luar biasa, nah itu yang pertama yang kedua bahwa pembangunan mal tersebut para pedagang tradisional akan terpatahkan sosial ekonominya," kata Irwan, Koordinator lapangan FKM. 

AYO BACA : Bogor Street Fest Dimulai, Bazar Kuliner Digelar di BTM


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar