Anggota DPRD Jabar Minta Dana Tanggap Darurat Bogor Ditambah

  Kamis, 09 Januari 2020   Republika.co.id
Longsor yang menerjang kawasan Desa Sukajaya, Kabupaten Cirebon.

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Kalangan DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor. Salah satunya dengan meminta ditambahnya dana tanggap darurat penanganan bencana di daerah tersebut.

"Mendesak Pemprov Jabar untuk memberikan tambahan dana tanggap darurat," ujar anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Muiz kepada Republika, Rabu (8/1). Dana tanggap bencana sebesar Rp 1,5 miliar yang dikucurkan Pemprov Jabar dinilai sangat tidak memadai.

Terutama untuk penanganan bencana yang sedemikian dahsyat dan menyebar lebih dari 50 persen wilayah kecamatan yakni 28 kecamatan dari 40 kecamatan. Hal ini disampaikan setelah Tim Komisi V DPRD Jabar meninjau penanganan bencana ke Posko Terpadu Bencana BPBD Kabupaten Bogor di Cibinong, Rabu.

Dalam kunjungannya tersebut Komisi V DPRD Jabar disambut langsung oleh Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Ketua Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Dandim 0621 Letkol Harry Eko beserta anggota. Sementara tim rombongan DPRD Jabar dipimpin Ahmad Rukyat sebagai wakil ketua DPRD Jabar beserta unsur pimpinan komisi V dan anggota.

Muiz mengatakan, kalangan DPRD juga mendorong Pemprov Jabar untuk menerjunkan alat berat milik Dinas PU Jabar guna percepatan pembukaan akses daerah terisolir. Selain itu mendorong kehadiran gubernur ke lokasi bencana.

Selanjutnya kata Muiz, meminta pemprov melakukan evaluasi penyebab banjir dan longsor. Sebab disinyalir banyak aktivitas galian penambangan dan pembiaran HGU dengan tidak melakukan aktifitas penanaman. Harapannya dinas terkait melakukan kajian lebih lanjut.

Di sisi lain kata Muiz, yang masih sangat dibutuhkan oleh warga yakni stok makanan dan obat-obatan serta sumber daya manusia kesehatan. Selain itu tabung gas untuk memasak.

Muiz mengungkapkan, yang perlu diperhatikan pula adalah beban berat kebutuhan pascabencana. 

"Khususnya membangun kembali fasilitas publik yang rusak akibat bencana," ujar dia.

Lebih lanjut Muiz, memberikan apresiasi terhadap tim gabungan yang bekerja keras menangani bencana. Di antaranya Pemkab Bogor, TNI, Polri, Tagana, relawan dan komunitas serta berbagai elemen yang memberikan bantuan kepada daerah terdampak bencana.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar