Yamaha

Alun-alun Kota Bogor Bakal Seperti Kota-kota di Eropa

  Rabu, 08 Januari 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Alun-alun Kota Bogor yang akan dibangun di kawasan Taman Topi akan didesain terintegrasi antara Stasiun Bogor dengan Masjid Agung.

Menurut Bima, desain alun-alun yang terintegrasi antara ruang publik, tempat ibadah, dan stasiun itu mirip seperti konsep kota-kota di Eropa.

"Didesain terintegrasi dengan Masjid Agung juga stasiun kereta, seperti di kota-kota Eropa, di sana kan gereja menyatu dengan taman serta tempat publik lain, nah ini masjid. Di Indonesia sepertinya belum ada yang seperti ini, Bandung juga agak terpisah dikit, kita ingin menyatu betul (Masjid, Taman dan Stasiun)," ujar Bima, Rabu (8/1/2020).

Dia menambahkan, yang menjadi nilai tambah pada alun-alun Kota Bogor nantinya tempat ini bukan hanya menjadi rekreasi warga namun juga sebagai tempat edukasi yang menampilkan ornamen pahlawan-pahlawan asal Bogor.

"Ini di tengah-tengah akan ada tourism information center, akan ada lapangan dan jogging track, juga akan ada semacam teater. Tapi saya tekankan, semua harus terintegrasi," kata Bima.

Dia menambahkan bahwa trem yang nantinya akan menjadi transportasi massal di Kota Bogor akan melintas kawasan alun-alun. Itu juga menjadi pembeda Alun-alun Kota Bogor dengan alun-alun di kota lainnya.

"Untuk nama tadinya diusulkan beberapa nama ada usulan Alun-alun Dewi Sartika, ada usulan Alun-alun Kapten Muslihat, ada usulan alun-alun Pakuan. Tapi kemarin disepakati namanya alun-alun Kota Bogor yang lebih netral," kata Bima.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar