Yamaha

Peneliti LIPI Jelaskan Penyebab Banjir Jakarta Bukan karena Kiriman Air dari Bogor

  Rabu, 08 Januari 2020   Andres Fatubun
Ilustrasi banjir jakarta.

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Peneliti Pusat Penelitian Limnologi LIPI, M. Fakhrudin, menyebutkan banjir yang melanda Jakarta di awal tahun 2020 bukan berasal dari Bogor. 

Dia menyebutkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi banjir, yaitu curah hujan, tutupan lahan, dan sistem drainase.

AYO BACA : Bima Arya Sebut Hasil Kajian Bogor Raya Sudah Rampung

"Hujan ekstrem di hilir merupakan faktor utama terjadinya banjir di Jakarta kali ini, jadi bukan lagi salah kiriman air dari Bogor," kata Fakhrudin.

Menurut data BMKG, pada 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020, wilayah Jabodetabek mengalami hujan sedang hingga ekstrem. 

AYO BACA : Peduli Korban Bencana, Bima Arya Cukur Rambut Bayar Seikhlasnya

“Curah hujan harian tertinggi tercatat di daerah Halim Perdanakusuma dengan jumlah 377 mm/hari, disusul dengan daerah Depok yang mencapai 92 mm/hari,” tuturnya.

Fakhrudin menambahkan sistem drainase di Jakarta masih mengandalkan pompa. 

“Hal ini menyebabkan proporsi jumlah air hujan yang dikonversi langsung menjadi aliran permukaan atau direct run-off akan cenderung terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lnajut, ia mengatakan bahwa kecenderungan hujan deras meningkat di Jabodetabek setiap tahunnya akibat dari krisis iklim. 

“Hujan ekstrem ini seharusnya menjadi acuan dalam membangun drainase air hujan,” jelasnya.

AYO BACA : Akses Jalan ke Sukajaya Tertutup Tanah Longsoran Setinggi 3 Meter


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar