Yamaha

BMKG: Daerah dengan Potensi Cuaca Ekstrem 1-4 Januari

  Kamis, 02 Januari 2020   Republika.co.id
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Skeeze/Pixabay )

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masih adanya potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. Bahkan, indikasi potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia disebut meningkat.

"BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah," kata Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R Prabowo, Rabu (1/1).

Potensi cuaca ekstrem itu akan terjadi pada periode 1 sampai 4 Januari 2020 di wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Pada 5 sampai 7 Januari 2020, cuaca eks trem berpotensi melanda Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dam pak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, genangan, angin ken cang, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Mulyono.

Potensi cuaca ekstrem, menurut BMKG, dipicu oleh adanya fenomena atmos fer skala regional hingga lokal, yaitu aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia, terbentuknya pola konvergensi, dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah.

Selain itu, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan. Hal ini diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar