Bawaslu Lontarkan 15 Pertanyaan Terkait Pose Satu Jari Bima Arya
Oleh Husnul Khatimah, pada Jan 11, 2019 | 20:21 WIB
Bawaslu Lontarkan 15 Pertanyaan Terkait Pose Satu Jari Bima Arya
Bima Arya saat berbincang dengan Ketua Bawaslu Kota Bogor usai diperiksa, Jumat (11/1/2019). (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR UTARA, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor Bima Arya memenuhi undangan Bawaslu Kota Bogor untuk dimintai keterangan soal pose satu jari yang diperagakan Bima saat kegiatan kampanye Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Ma'aruf Amin.

Ketua Bawaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas Mau mengatakan pemeriksaan terhadap politisi partai PAN tersebut merupakan penggalian informasi tahap awal.

AYO BACA : Terkait Pose Satu Jari, Bima Arya Bertemu Bawaslu

\"Ini perlu dijelaskan juga bahwa (pemeriksaan) Ini masih informasi awal. Informasi awal itu kita mencari data-data informasi apakah unsur-unsur kampanyenya terpenuhi apa tidak, kalau ini tidak terpenuhi maka ini di close sampai disini. Pak wali sudah memenuhi panggilan dan beliau sangat luar biasa sekali untuk mensupport pemilu kedepannya,\" ujar Yustinus usai meminta keterangan kepada Bima Arya, Jumat (11/1/2019).

Yustinus menuturkan dalam pemeriksaan itu pihaknya melontarkan 15 pertanyaan kepada Bima. Hasilnya Bima mengaku datang atas nama pribadi dan atas undangan pondok pesantren Al Ghazaly yang menjadi lokasi kampanye Ma'aruf.

AYO BACA : Ayomedianetwork Silaturahmi dengan Walikota Bogor Bima Arya

\"Hasil pemeriksaan bahwa pak wali mengaku datang atas nama pribadi karena diundang atas nama pribadi dan beliau datang di hari Sabtu yaitu hari libur jadi beliau datang tidak ada unsur kampanye seperti acungkan jari 1 yang viral di berita itu dan ada 15 pertanyaan yang dan sudah terjawab semua,\" terang Yustinus.

Hingga saat ini sambung Yustinus belum diketahui apakah aksi pose satu jari Bima Arya memenuhi unsur kampanye atau tidak sebab masih ada tahapan lanjutan yang harus dilakukan yakni pengumpulan data dan rapat pleno Bawaslu.

\"Pemeriksaan ini sudah hari ketiga, sebelumnya kita sudah minta keterangan dari panwas cam, PPKD dan tim pemenangan daerah dan sekarang pak wali. Tahapan selanjutnya pengumpulan data melalui tim investigasi, nanti data dikumpulkan, diplenokan di Bawaslu kota Bogor apakah ini memenuhi unsur atau tidak. Kalau tidak memenuhi unsur di close disini atau tidak dilanjutkan. Mungkin satu dua hari ini selesai paling telat hari Selasa,\" tukas Yustinus.

AYO BACA : Nonton Bareng Film Keluarga Cemara, Bima Arya: Harta yang Paling Indah Keluarga

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha NMax