Yamaha

Karya Seni Yane Ardian Ramaikan Pameran Perupa Perempuan Bogor

  Minggu, 22 Desember 2019   Husnul Khatimah
Yane Ardian (ketiga dari kiri) dalam cara Pameran Perupa Perempuan Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Sebanyak 40 lebih karya seni ditampilkan dalam Pameran Perupa Perempuan Kota Bogor I’m in Love 2019 yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, turut ditampilkan 5 karya seni hasil karya Istri Wali Kota Bogor, Yane Ardian.

Kelima karya seni yang ditampilkan masing-masing diberi judul, Pengantin Menanti, Mom and Daughter, Shy Girl, Perempuan Topi Merah dan Nunggu Dilamar. Yane berpendapat, lukisan hasil karyanya mengekspresikan emosi jiwanya.

“Untuk durasinya berbeda-beda, ketika saya sedang happy, saya bisa menyelesaikan satu lukisan dalam waktu 5 jam, namun jika emosi sebaliknya, lukisan yang saya buat bisa memakan waktu berhari-hari atau lebih, bahkan ada satu lukisan yang saya buat dalam kurun waktu satu bulan, yakni Mom and Daughter,” ujar Yane di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Minggu (22/12/2019).

Yane mengaku semua lukisan yang dibuat mengekspresikan emosi dan menggambarkan suasana hati yang berbeda-beda.

Dirinya juga menerangkan sebagai personal yang introvert, tidak mudah mengungkapkan apa yang dirasakan. Sejak kecil dirinya selalu memilih gambar untuk mengekspresikan emosi atau suasana hatinya.

Untuk aliran dari hasil karyanya, Yane menyebut aliran dekoratif. Alasannya karena tidak memiliki batasan perspektif yang baku.

AYO BACA : Menengok Pameran Perupa Perempuan Bogor I'm in Love

"Dalam aliran dekoratif ibaratnya saya mau meletakan mata dimana dan hidung dimana, bebas-bebas saja. Kita bisa mengekspresikan kombinasi warna dengan bentuk seperti itu,” katanya.

Dalam lukisan yang ditampilkan, tampak ada kombinasi akrilik kolase dengan bahan kain perca. Yane memberi penjelasan, selain melukis dirinya menggeluti kerajinan kain perca sejak 11 tahun lalu. Berangkat dari bekal dan pengalaman tersebut dirinya berkeinginan agar kombinasi kedua bahan menjadi identitas dalam lukisan hasil karyanya.

“Itu menjadi ciri khas dan identitas saya, bisa dilihat semua lukisan saya ada kombinasi akrilik kolase dengan kain perca. Selain warna yang selalu ada hitam, merah dan hijau,” tuturnya.

Pameran Perupa Perempuan Kota Bogor  I’m in Love 2019 merupakan pameran kedua yang diikuti Yane. Sebelumnya pada 2014 dirinya mengikuti pameran lukisan bersama komunitas yang sama di Hotel Salak The Heritage.

Bagi para perupa perempuan Bogor, Yane berharap agar lebih dikenal dan lebih eksis. Untuk itu dirinya berjanji untuk terus menjaganya karena selain sahabat, para perupa perempuan Bogor juga aset Kota Bogor untuk membangun Kota Bogor sebagai kota seni.

“Saya ingin membawa perempuan Kota Bogor mempersembahkan hasil karyanya dengan angle yang berbeda-beda,” kata Yane.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar