Yamaha

Terkait Pembangunan Alun-alun, 428 PKL Dewi Sartika Sudah Direlokasi

  Jumat, 20 Desember 2019   Andres Fatubun
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Dewi Sartika Bogor sebelum direlokasi.

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Penataan kawasan pasar menjadi fokus Pemerintah Kota Bogor. Salah satunya di kawasan Jalan Dewi Sartika. 

Saat ini kawasan yang padat dengan aktivitas perniagaan Pedagang Kaki Lima (PKL) telah disterilkan melalui upaya persuasif yang terus menerus dilakukan jajaran dinas di bawah kepemimpinan Bima Arya - Dedie A Rachim.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Anas S Rasmana mengatakan, PKL di Jalan Dewi Sartika tepatnya di depan Plaza Kapten Muslihat telah direlokasi ke beberapa tempat. Seperti ke Pasar Merdeka, Pasar Devris, Jalan Nyi Raja Permas, wilayah Sukasari dan sebagian memilih ke Pasar Javana atau lokasi lainnya. Jumlah pedagang yang terdata di lokasi tersebut mencapai 428. 

"Pedagang di badan jalan 240 dan di trotoar 188, kurang lebih totalnya 428 pedagang," ujarnya.

Anas menambahkan tujuan relokasi adalah untuk penataan kawasan sebagai langkah awal pembangunan Alun Alun Bogor. 

Konsep yang diusungnya adalah Back to Nature dengan mengutamakan fasilitas serta pemandangan. Selain itu, alun-alun yang rencananya akan dibangun pada Maret 2020 itu juga akan terintegrasi dengan Masjid Agung serta Stasiun Bogor. 

"Makanya bangkitan disitu dikurangi, karena orang keluar masuk stasiun. Jadi jalur PKL akan ada di Nyi Raja Permas," jelasnya.

Untuk menjaga lokasi tetap steril dari PKL, Anas telah menutup kawasan terakit dengan seng. Selain itu untuk pengawasan ada tim yang rajin melakukan patroli. Anas berkeyakinan lokasi akan aman sampai pembangunan Alun-alun dilalukan. 

"Kalau ketahuan ada yang berdagang akan langsung kami tertibkan," tegasnya.

Dia berharap para pedagang bisa berjualan dengan baik di tempat relokasinya. Ke depan Pemkot tidak akan tinggal diam untuk keberlangsungan usaha mereka. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memberikan bantuan modal melalui perbankan. 

"Saya mengimbau agar pedagang kooperatif dengan Pemerintah Kota Bogor karena Bogor akan maju dengan kehadiran trem dan LRT lalu nanti pintu stasiun Bogor akan dibuka ke arah Nyi Raja Permas sehingga semua lokasi di kawasan tersebut akan ramai dan baik bagi mereka," pungkasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar