Yamaha Aerox

Sirojul, Warga Bogor Meninggal Saat Jadi Imam Salat dalam Keadaan Sujud

  Selasa, 03 Desember 2019   Husnul Khatimah
Dedi Setiadi, ayah mendiang Sirojul Milal. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

GUNUNG PUTRI, AYOBOGOR.COM -- Suasana duka masih terlihat jelas pada raut wajah Dedi Setiadi (50) setelah anak pertamanya Sirojul Milal (22) yang merupakan mahasiswa UIN Yogyakarta meninggal dunia pada Sabtu (30/11/2019) di Yogyakarta.

Meski berduka, Dedi yang merupakan seorang ustaz ini merasa bangga dengan sang anak sebab Ijul --sapaan akrab Sirojul-- meninggal dunia saat menjadi imam di salah satu masjid tempat dia tinggal di Yogyakarta.

"Saya kadang-kadang jadi malu sama anak, saya aja yang tukang ceramah kemana-mana belum tentu akhir hayat saya seperti dia meninggal dalam keadaan salat, sujud dan jadi imam itu yang bikin saya bangga," ujar Dedi ditemui di kediamannya di Jalan Nanas 1, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (3/12/2019).

Dedi menceritakan bahwa dia mendapatkan kabar soal kematian anaknya itu melalui sambungan telepon dari bukle-nya Ijul yang tinggal di Yogyakarta.

"Dapat kabar jam 9 malam hari Sabtu dari bukle-nya Ijul. Dia di Yogya memang tinggal sama bukle-nya yang dekat dengan masjid tempat Ijul jadi Imam. Bukle-nya cerita kalau temen-temennya Ijul disitu ngasih kabar ke bukle, lalu bukle sambil nangis ngasih kabar ke saya bahwa Ijul meninggal," kata Dedi.

Dedi mengatakan bukle Ijul menceritakan kepadanya bahwa Ijul meninggal dunia saat memimpin salat isya. Ketika itu lantai musala yang menjadi tumpuan Ijul saat salat ambruk hingga membuat Ijul terperosok sedalam 17 meter.

"Lantainya ambruk karena terbuat dari bambu dan ternyata di bawahnya itu sumur sedalam 7 meter airnya isinya 3,5 meter dari sumur ke lantai musala 10 meter jadi jatuh dari ketinggian," kata Dedi.

Ketika mengetahui Ijul terperosok ke bawah lantai musala, teman-teman Ijul yang menjadi makmum langsung menolongnya namun nyawa Ijul tak dapat tertolong.

"Lantai yang dia injak itu jebol saat rakaat ketiga salat isya saat sujud," kata Dedi.

Setelah jenazah Ijul berhasil dievakuasi oleh teman-temannya Ijul kemudian langsung diberangkatkan ke Kabupaten Bogor. Mendiang kemudian dimakamkan di TPU dekat rumahnya pada Minggu (1/12/2019).

"Dipulangkan malam minggu sampai disini jam 10 pagi langsung dimakamkan di pemakaman yang dekat dari sini," kata Dedi.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar