Yamaha

LIPI Ingatkan Pentingnya Puspa dan Satwa Dalam Kehidupan Manusia

  Selasa, 05 November 2019   Husnul Khatimah
Seminar Pengelolaan Keanekaraman Hayati Indonesia Mendukung Revolusi Industri 4.0 dan Sustainable Development Goals (SDGs) di Bogor, Selasa, (5/11/2019).

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang rutin diperingati tanggal 5 November, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan kegiatan Seminar “Pengelolaan Keanekaraman Hayati  Indonesia Mendukung Revolusi Industri 4.0 dan Sustainable Development Goals (SDGs)” yang digelar di Bogor, Selasa, (5/11/2019).

Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Atit Kanti mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan manusia. 

Dia menambahkan berdasarkan catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan selama tahun 2000 hingga 2015 lebih dari seperlima lahan di bumi berkurang. Berkurangnya lahan itu merupakan akibat dari diversifikasi pengembangan lahan pertanian serta urbanisasi.

Berkurangnya lahan kata Atit akan mempengaruhi pengurangan produktifitas yang signifikan terhadap lahan hijau dan bertambahnya daftar merah pada International Union of Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).

"Jadi selama ini banyak sekali penurunan ekosistem lingkungan yang rusak yang menjadikan puspa dan satwa itu sebagian hilang, nah itu yang kami sadarkan terutama untuk generasi muda jadi setiap tahun kita gali lagi kesadaran itu akan petingnya lingkungan hidup akan pentingnya adanya keanekaragaman hayati yang terus berkelanjutan terutama itu untuk bekal kita generasi yang akan datang," kata Atit.

Dia mengatakan dalam seminar kali ini pihaknya memfokuskan kepada instansi pemerintahan yakni Litbang, Kementeruan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Bappenas.

"Kenapa undang Bappenas karena tanpa program pemerintah secara keseluruhan percuma kita terus menerus berkampanye menumbuhkan kesadaran itu tapi kita juga harus mengaet yang merencanakan pembagunan nasional karena kadang ekosistem rusak karena adanya pembangunan jadi kita undang bappenas agar mereka memasukan agenda pelestarian nasional untuk keberlansungan satwa dan puspa nasional ke dalam program pemerintah," jelas Atit.

LIPI sendiri kata Atit, sudah sejak lama mempunyai kepedulian terhadap puspa dan satwa diantaranya adalah adanya museum herbarium di Bogor yang menyimpan puspa dan satwa Indonesia berumur ratusan tahun.

"Setiap tahun kita juga melakukan eksplorasi kesemua kawasan Indonesia, kita melakukan koleksi terhadap satwa dan puspa asal Indonesia dan kita simpan di museum supaya jikapun ekosistemnya rusak atau hilang tapi minimal puspa dan satwa yang pernah hidup disana sudah menjadi dokumentasi nasional," kata Atit.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar