Yamaha

DPRD Sayangkan Sosialisasi Singkat Kereta Double Track ke Warga

  Kamis, 19 September 2019   Husnul Khatimah
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- DPRD Kota Bogor menyayangkan sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap warga terdampak pembangunan kereta double track Bogor-Sukabumi.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan rentang waktu sosialiasi yang dilakukan pemerintah terbilang singkat sementara rumah yang terdampak sangat banyak yakni 1.645 bangunan.

"Sosialisasi kepada masyarakat baru dilakukan awal September, untuk sesuatu hal yang sangat strategis dan berimplikasi luas terhadap masyaraklat banyak, kami menyayangkan persiapan dan sosialisasi yang dilakukan dalam waktu yang singkat dimana sosialisasi awal September warga bulan Desember sudah diminta untuk mengosongkan tempat tinggalnya," ujar Atang, Kamis (19/9/2019).

Dia mengatakan, DPRD Kota Bogor akan membuatkan usulan kepada pemerintah agar waktu sosialisasi kepada warga terdampak double track bisa diperpanjang. Hal ini agar warga bisa melakukan persiapan yang maksimal sebelum akhirnya direlokasi.

Selain menyayangkan waktu sosialiasi yang singkat, Atang juga mempertanyakan soal kejelasan uang kerohiman yang akan diterima warga dari PT KAi jika nanti rumah mereka digusur.

"Sampai saat ini belum jelas dana kerohiman yang akan diberikan oleh pemerintah dalam hal ini PT KAI kepada warga apakah berbasis KK (Kartu Keluarga) ataukah jumlah luasan bangunan atau lama tingalnya dan biayanya berapa juga belum jelas," ungkap Atang.

Berdasarkan sejumlah persoalan yang ditemukan itu, Atang mengaku pihaknya akan memanggil pihak terkait pembangunan double track untuk meminta kejelasan proyek pembangunan.

"Kami akan segera undang pihak terkait, Pemkot Bogor, PT KAI, provinsi, dan pemerintah pusat untuk meminta kejelasan program ini seperti apa dan skema yang dilakukan seperti apa, kita akan tanyakan dana kerohiman, skema relokasi mereka seperti apa, intinya kami akan mencoba mencari rumusan terbaik bagi warrga," katanya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar