Yamaha Mio S

Pertemuan 29 Wali Kota di Bogor Canangkan Komunike Bersama

  Selasa, 10 September 2019   Husnul Khatimah
Mayor Caucus 2019 yang digelar di Balaikota Bogor, Senin (9/9/2019). (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Sebanyak 29 kepala daerah hadir dalam Mayor Caucus 2019 yang digelar di Balaikota Bogor, Senin (9/9/2019). Dalam diskusi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut dihasilkan sejumlah Komunike Bersama, mulai dari soal sistem penataan ruang dan mitigasi bencana.

Wali Kota Bogor yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengatakan, Mayor Caucus adalah kolaborasi antara Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) bersama APEKSI, dimana Kota Bogor menjadi tuan rumahnya.

“Kami berkumpul, berdasarkan data ada 29 Walikota dan Wakil Walikota yang hadir. Pertama, kita fokus membicarakan tentang sustainable development goals (SGDs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Jadi ada kesepakatan tadi untuk saling mendukung agar target-target SDGs 2030 bisa berjalan dengan baik. Ada keinginan agar tidak hanya terjebak pada quick wins saja. Tapi sama-sama saling mendukung untuk fokus pada peningkatan kualitas hidup warga sesuai tujuan SDGs,” ujar Bima.

Ada tujuh aspek prioritas aksi pembangunan dalam SDGs, seperti Perumahan dan Pelayanan Dasar yang Layak, Aman, dan Terjangkau, Sistem Transportasi Publik yang Aman, Terjangkau, Mudah Diakses, dan Berkelanjutan, Urbanisasi yang Inklusif dan Berkelanjutan, Pelestarian Warisan Budaya, Pengurangan Risiko Bencana, Pengurangan Dampak Lingkungan Perkotaan serta Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik yang Aman, Inklusif, dan Mudah Dijangkau.

“Agenda kedua juga tadi disampaikan oleh Pak Gubernur (Ridwan Kamil) yang menjadi salah satu narasumber tentang pentingnya kolaborasi. Jadi, Apeksi sepakat tidak hanya bertemu ketika acara-acara besar tapi forum-forum seperti ini akan lebih sering. 10,20,30 wali kota fokus untuk saling berbagi pikiran, gagasan, ide. Itu usulan dari Pak Gubernur,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Bernardus Djonoputro mengatakan Mayor Caucus 2019 mencanangkan Komunike Bersama Wali Kota untuk menekankan tujuh poin rekomendasi utama yang menekankan pentingnya integrasi perencanaan tata ruang dan pengurangan risiko bencana untuk menuju kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Kaukus diselenggarakan bersamaan dengan Kongres Perencana se-Dunia ISOCARP di IPB International Convention Center (IICC).

“Konflik ruang di perkotaan semakin banyak terjadi belakangan ini. Hingga saat ini belum terlihat langkah langkah integratif pemerintah berkaitan dengan agenda perkotaan Indonesia. Belum jelas visi perencanaan sistem kota-kota Indonesia sebagai negara maritim di khatulistiwa, ragam budaya di 17 ribu lebih pulau, di tengah the ring of fire dan keberagaman sosial, Indonesia masih menyisakan beberapa tantangan perencanaan,” ungkap Bernadus.

Para wali kota, kata Bernadus, dalam forum ini menyatakan tujuh hal pokok berkaitan dengan pembangunan perkotaan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Seperti tantangan pemindahan ibu kota negara harus bisa menjadi model baru perencanaan kota baru di Indonesia. Perencanaan di semua level harus mengintegrasikan tata ruang dan pengurangan risiko bencana. Pengurangan risiko bencana harus berbasis ekosistem.

Lalu, lanjut dia, Pentingnya membangun kapasitas penyelenggara kota. Pengurangan risiko bencana harus diikuti upaya membangun kembali dengan lebih baik (build back better) Meningkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk komunitas internasional. Proses perencanaan harus partisipatif dan inklusif, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga tidak ada pihak yang ditinggalkan (leaving no one behind).

“Kami meyakini bahwa Walikota adalah aktor utama dalam sukses atau tidaknya kita mencapai tujuan-tujuan TPB. Untuk itu penting kolaborasi para perencana dengan para Walikota dalam memecahkan masalah-masalah tata ruang dan perkotaan kita,” tambah Bernardus.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar