Yamaha

Bersih-bersih Ciliwung Melalui Festival

  Minggu, 01 September 2019   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor Bima Arya tengah memancing dalam agenda Festival Ciliwung, Minggu (1/9/2019). (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Sebagai upaya Naturalisasi Sungai Ciliwung di Kota Bogor, Kelurahan Sukasari menggelar Festival Ciliwung yang diikuti oleh aparat pemerintah dan masyarakat, Minggu (1/9/2019).

Festival ini dimeriahkan dengan lomba memancing yang diikuti sekitar 500 peserta, kemudian lomba ngubek ikan, lomba kebersihan antar RW, lomba kebersihan bantaran Ciliwung, dan lomba memasak nasi goreng.

Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha mengungkapkan, Festival Ciliwung merupakan bentuk dan kemasan lain untuk mengkampanyekan naturalisasi atau revitalisasi Sungai Ciliwung. Dengan begitu, program ini diketahui oleh semua pihak yang kemudian bersedia mensukseskan program.

AYO BACA : Bima Arya Luruskan Isu Bogor Raya

"Kami sengaja membentuk even festival Ciliwung ini agar semua warga berkumpul disini. Kemudian kita sampaikan kenapa mesti ada naturalisasi dan apa saja yang harus kita lakukan," katanya.

Dicky menambahkan, festival ini bentuk lain dari kampanye dan sebagai bentuk hiburan bagi warga. Jika sebelumnya warga diminta bersih-bersih sungai semata sekarang warga juga diajak hiburan.

Saat ini, progres naturalisasi Ciliwung yakni dengan menghijaukan semua kawasan bantaran Ciliwung. Dia memastikan beberapa bulan kedepan penghijauan itu akan terlihat signifikan.

AYO BACA : Tak Punya Kelas, SMP Terbuka 1 Cijeruk Belajar Beratapkan Terpal

"Penghijauan dilakukan dengan berbagai cara, baik itu dengan vertikal garden, menanam tanaman merambat dan lain-lain," katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi Festival Ciliwung sebagai langkah untuk menaturalisasi. Sebagai program yang turut digagas oleh pemerintah kota juga, pihaknya berharap kegiatan ini menimbulkan gairah warga untuk secara konsisten membersihkan Ciliwung.

"Ini merupakan bagian untuk mengingatkan warga. Kalau sungai ini dijaga, tidak membuang sampah sembarangan, maka akan menjadi tempat yang sama-sama menyenangkan," ujar Bima Arya.

Bima menuturkan, pihaknya menargetkan Ciliwung akan menjadi tempat wisata air 2-3 tahun kedepan. Secara bertahap, Ciliwung akan digunakan sebagai lokasi arung jeram.

"Kami mengajak masyarakat dan sekaligus mengimbau semua untuk menata Sungai Ciliwung dengan tanaman hijau atau tanaman merambat dan jangan terlalu banyak di cat," imbaunya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Rencana Pindahkan Ibu Kota Jabar, DPRD: Jangan Latah


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar