Yamaha NMax

Mengintip Cerita Para Pejuang Bogor di Museum Perjoangan

  Rabu, 14 Agustus 2019   Husnul Khatimah
Museum Perjoangan. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Museum Perjoangan Bogor menyimpan banyak cerita para pejuang asal Bogor dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia khususnya di wilayah Bogor.

Cerita heroik para pejuang Bogor ini tersimpan rapi melalui peninggalan sejarah yang mereka tinggalkan dan kini masih terawat yang dapat ditemukan di museum yang beralamat di Jalan Merdeka Nomor 56, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Ketika pertamakali masuk ke ruangan museum, pengunjung akan melihat patung TB Muslihat yang merupakan pahlawan kebanggaan warga Bogor yang namanya diabadikan sebagai salah satu penyebutan nama jalan di Bogor.

AYO BACA : Festival Merah Putih Usung Semangat Kebersamaan Dan Keberagaman

Kemudian koleksi selanjutnya terdapat ragam koleksi senjata kuno yang merupakan senjata rampasan, buatan sendiri dan hasil curian para pejuang dari penjajah.

"Apa yang ada disini itu pernah dipakai oleh para pejuang di tiga wilayah yakni Bogor, Cianjur, Sukabumi itu disimpan di Bogor karena koremnya disini, untuk semua senjata disini rata-rata hasil rampasan," ujar Pemandu Museum Perjoangan Beny ditemui di Museum Perjoangan, Rabu (14/8/2019).

Diantara koleksi senjata yang ada yang paling menonjol ada mortil kecil atau disebut juga baby mortil. Menurut Beny mortil tersebut merupakan salah satu andalan bagi para pejuang untuk mengusir musuh dalam perlindungan terbuka.

AYO BACA : Sambut HUT RI ke-74, Taman Safari Bogor Gelar Parade Satwa

Selain senjata adapula koleksi surat kabar zaman pendudukan jepang seperti Gelora Rakyat dan Buitenzorg Dagblad. Pada masanya surat kabar tersebut berperan menyampaikan informasi kepada pejuang soal situasi terkini negara.

"Disini juga ada macam-macam uang mulai dari zaman Hindia Belanda, uang jepang, Oeang Republik Indonesia yang pertama hingga uang NICA dan ORIDAB yang merupakan uang Republik Indonesia daerah Banten," kata Beny.

Dia mengatakan peninggalan pejuang yang sarat dengan nilai sejarah itu dikumpulkan oleh Yayasan Perjoangan Museum Bogor dan hingga kini museum masih dikelola oleh yayasan yang sama.

"Peninggalan-peninggalan ini dikumpulkan disini atas rembuk para pejuang, tokoh-tokoh dan warga agar bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya untuk mengingat jasa-jasa para pahlawan kita utamanya yang berasal dari Bogor," kata Beny.

Bagi Anda yang ingin berkunjung museum ini buka setiap hari pada pukul 08.00 - 16.00 WIB. Setiap pengunjung akan dikenakan karcis masuk seharga Rp5.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 bagi dewasa.

AYO BACA : Sambut HUT RI ke-74, Pemkab Bogor Gelar Halimun Youth Camp 2019


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar