Yamaha NMax

Festival Merah Putih Usung Semangat Kebersamaan Dan Keberagaman

  Rabu, 14 Agustus 2019   Husnul Khatimah
Lawang Salapan Kota Bogor dihias Bendera Merah Putih. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2019 telah dimulai. Rangkaian dibuka dengan kegiatan bertajuk Merah Putihkan Lawang Salapan dan pemasangan umbul-umbul Merah Putih sejak akhir Juli lalu.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, selain Merah Putih lawang salapan, kegiatan lain yang akan dilakukan selanjutnya adalah kirab bendera Merah Putih dari Kabupaten Bogor ke Kota Bogor sejauh kurang lebih 17,5 kilometer. Kirab ini, membawa bendera raksasa yang akan diarak di Kota Bogor, Minggu (18/8) mendatang.

Kegiatan lainnya yakni lomba melukis di atas kanvas, pabaru Sunda, lomba mewarnai dan baca puisi, lomba gerak jalan baris berbaris, festival dan bazar kuliner, kemah kebangsaan, cerdas cermat, serta fun bike.

AYO BACA : Revitalisasi Terminal 1C Bandara Soetta Dimulai Besok

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, even tahunan yang sudah memasuki tahun keempat ini menjadi simbol dan bagian dari pemersatu di Bogor. Khususnya bagi generasi muda sebagai pemersatu keberagaman dan juga sebagai wadah milenial menyongsong Indonesia emas 2045.

“Jadi mari kita tunjukan bukan saja kepada teman, saudara kita, tapi siapa pun yang datang ke Bogor bisa melihat bahwa bulan Agustus adalah bulannya merah putih di Kota Bogor dan semuanya berjiwa merah putih serta Pancasila,” ujar Bima Arya, Rabu (14/8/2019).

Bima menambahkan bahwa dirinya berharap, kegiatan ini bisa menjadi stimulus bagi banyak orang mengenai pentingnya memiliki jiwa nasionalisme.

AYO BACA : Bima Arya Ungkap Progres Positif Kasus GKI Yasmin

“Semoga ini bukan hanya sekedar mengibarkan bendera, bukan hanya sekedar merah putih di luar saja. Tapi mudah-mudahan merah putihnya juga di dada, merah putihnya juga ada merasuk dalam jiwa,” kata dia.

“Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan bagi kita untuk menyatukan antara kata dan perbuatan, untuk menyatukan antara kostum dengan kelakuan kita semuanya. Mudah-mudahan betul-betul kita merah putih sejati, bukan karena trend bukan karena Festival Merah Putih saja. Mudah-mudahan sepanjang tahun kita semua cinta kepada merah putih,” tambahnya.

Ketua FMP 2019 Awaluddin Sarmidi menambahkan, FMP juga menunjukan rasa gotong royong, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air masyarakat Bogor.

"Saling mendukung, berbagai latar belakang ditampilkan untuk kegiatan FMP yang berlangsung selama Agustus ini. Jumlahnya cukup banyak Apalagi kegiatan tidak hanya dilakukan di Kota Bogor saja, juga beberapa di Kabupaten Bogor," terang Awaluddin.

FMP juga diyakininya bisa memberikan dampak ekonomi, selain tujuan lainnya adalah memperkokoh kebersamaan agama, budaya, dan sosial.

AYO BACA : Pemkot Bogor Perkuat Toleransi Melalui RPJMD


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar