Yamaha Mio S

Digelar Usai Lebaran, Puncak Hari Jadi Bogor Diyakini Akan Lebih Meriah

  Selasa, 21 Mei 2019   Husnul Khatimah
Kadisparbud Kota Bogor Sahlan Rasyidi. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor tengah mempersiapkan berbagai kegiatan untuk Hari Jadi Bogor (HJB) ke-537. Sebab, HJB yang jatuh pada Senin (3/6/2019) sudah semakin dekat.

Kadisparbud Kota Bogor Sahlan Rasyidi mengatakan, diperkirakan perayaan rutin tahunan Kota Bogor ini akan lebih meriah dari penyelenggaraan sebelumnya karena akan diisi ratusan atraksi kesenian dari dalam maupun luar Bogor.

“Karena HJB bertepatan dengan puasa jadi acara puncaknya Helaran atau Festival Budayanya digelar setelah lebaran,” ujar Sahlan, Selasa (21/05/2019).

Sahlan menuturkan, pada helaran HJB nanti akan diramaikan ratusan atraksi kesenian yang siap menghibur warga Kota Bogor. Mulai dari pertunjukan Liong, Barongsai, Reog Ponorogo, Pencak Silat, Ogoh-Ogoh khas Bali, Rumah Sunda, Drumband, Kereta Kencana, serta belasan kuda yang akan menjadi tunggangan Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran Muspida dan tamu VVIP lainnya, serta partisipasi dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tahun ini harus menampilkan kesenian, tidak lagi hanya sekedar pawai jalan kaki.

“HJB tahun ini kami juga mengusulkan agar start dimulai di Balai Kota Bogor dan finis di GOR Pajajaran dari tahun-tahun sebelumnya yang startnya di Taman Air Mancur dan finis di Taman Kencana,” katanya.

Meski hari puncak baru digelar setelah lebaran, tepatnya pada Minggu (30/6/2019), rangkaian kegiatan HJB akan dimulai dengan kegiatan Lomba Marawis di Mal BTM pada Sabtu dan Minggu (25-26/5/2019). 

Lomba Marawis diikuti 40 grup dari setiap kelurahan di Kota Bogor. Setelah lomba marawis, rangkaian kegiatan HJB akan dimulai kembali pada Juli setelah libur Lebaran dengan acara Istana Open dengan target pengunjung 60.000 orang dan Gebyar Ekonomi Kreatif Fashion, Food, Fotografi, Film, dan musik.

“Jadi festival band dan parade band yang menampilkan berbagai bank dari Malang, Garut, Semarang, Yogyakarta sekaligus akan menampilkan pecinta musik Koes plus,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, saat ini panitia HJB memang belum terbentuk sehingga untuk tema belum bisa ditentukan. Namun, seringnya tema HJB selaras dengan program Kota Bogor, tahun ini program Kota Bogor di pemerintahan yang baru Bima-Dedie, yakni Bogor Berlari.

“Mungkin nanti dicari bahasa Sunda yang memiliki arti yang sama. Kami juga akan berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar